Etape Kedua Rembang-Semarang, Didampingi Fanny Gunawan dan Finish di Stadion Diponegoro

  • Whatsapp
Tarwi-Fanny Gunawan
(Tarwi dan Fanny Gunawan. Foto : Tim Dokumentasi/Rolasnews)
Rolasnews.com – Perjalanan Tarwi sepedaan Surabaya-Jakarta di etape kedua Rembang-Semarang hari ini, Jumat (18/9), sempat diiringi mantan atlet balap sepeda nasional era 80-an, Fanny Gunawan hingga finish di Stadion Diponegoro yang di dalamnya ada velodrome.

Jelang berangkat

Etape Kedua Rembang-Semarang, Didampingi Fanny Gunawan dan Finish di Stadion Diponegoro
(Berangkat menuju Semarang dari Alun-alun Rembang. Foto : Tim Dokumentasi/Rolasnews)

Fanny Gunawan tidak mendampingi sejak start etape kedua Rembang-Semarang yang berjarak 115 km. Akan tetapi ia menyongsong Tarwi di perbatasan Kabupaten Kudus. Kedua mantan pebalap sepeda nasional beda generasi ini lantas bersama-sama nggowes menuju Semarang.

Read More

Fanny mengungkapkan, ia tergerak untuk turut bersepeda mengiringi Tarwi karena ada ikatan emosional antar sesama mantan atlet balap sepeda. Selain itu, menurutnya nyaris mustahil bagi seseorang yang sudah berusia sangat senja seperti Tarwi yang baru saja menginjak umur 79 tahun, melakukan aktivitas fisik super berat bersepeda jarak jauh.

“Ga mudah ya sepedaan secara marathon dari Surabaya ke Jakarta. Tanpa kesiapan fisik dan tekad baja, rasanya sulit. Kayaknya juga ga mungkin orang seusia beliau bisa sepedaan jarak jauh seperti ini,” ujar Fanny di titik finish Stadion Diponegoro, Semarang.

Kerja keras tim dokumentasi
(Kerja keras tim dokumentasi. Foto : TON/Rolasnews)

Peraih emas di SEA Games Thailand tahun 1985 ini menuturkan, jangankan orang-orang awam yang usianya jauh lebih muda, mantan atlet seperti dirinya pun membutuhkan persiapan khusus jika hendak mengayuh sepeda dari Surabaya menuju Jakarta. Apalagi rutenya melintasi jalur utara dan jalur selatan Pulau Jawa yang jarak totalnya mencapai 1.100 km.

“Pak Tarwi ini luar biasa. Di usia 79 tahun masih bisa bersepeda jarak jauh dengan waktu yang ditetapkan layaknya kejuaraan balap sepeda normal. Ada etape-etape dan waktu istirahat totalnya,” terang Fanny.

Tarwi-Fanny di Stadion Diponegoro
(Dua pebalap beda generasi mengenang masa-masa yang pernah mereka lalui di Stadion Diponegoro, Semarang. Foto : Tim Dokumentasi/Rolasnews)

Etape Ketiga Semarang-Jogja Diubah Semarang-Solo

Bersama yuniornya, Tarwi memasuki Kota Semarang dan finish di Stadion Diponegoro pukul 11 siang. Ia menyelesaikan etape kedua Rembang-Semarang yang berjarak 115 km dengan total waktu 3,53 jam dan kecepatan rata-rata 29,3 km/jam.

Di etape ketiga, bapak lima anak selusin cucu dan satu cicit ini akan menempuh perjalanan Semarang-Solo dengan jarak nyaris sama dengan etape kedua. Sebenarnya di awal, etape ketiga dirancang Semarang-Jogja. Namun karena permintaan dari para pebalap yang pernah digemblengnya di PPLP (Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar) Solo, rute pun diubah Semarang-Solo. (TON)

Related posts

Link Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *