Nggowes Surabaya-Malang-Batu, Mulai Ban Bocor Hingga Diseruduk Motor

  • Whatsapp
Nggowes Surabaya-Malang-Batu, Mulai Ban Bocor Hingga Diseruduk Motor
(Tarwi bersama menantu, Gunawan Wibisono, serta cucunya, Nevin Raditya, di Batu. Photo Courtesy : Ist/Dok Pri)
Rolasnews.com – Akhir pekan kemarin, Tarwi kembali mengayuh sepedanya menempuh jarak yang lumayan jauh, yakni dari Surabaya, Malang hingga ke Batu. Sayangnya dalam petualangan nggowes bareng keluarganya ini, ia mengalami beberapa masalah. Mulai dari ban bocor hingga ditubruk motor dari belakang.

Masalah pertama muncul dalam perjalanan bersepedanya dari Surabaya menuju Malang. Saat itu ban sepedanya mendadak bocor di Tanggulangin, Sidoarjo. Sempat menuntun sepedanya beberapa lama untuk mencari tukang tambal ban, ternyata tak ada yang beroperasi di sekitar situ.

“Terpaksa sepedanya digotong naik motor. Cari tukang tambal ban,” kata Ony, salah seorang putrinya.

Read More

Link Banner

Sampai kemudian, imbuh Ony, bapaknya ketemu tukang tambal ban. Itu pun di Porong yang jaraknya tak kurang dari 7 km dari tempat asal sepeda bapaknya mengalami ban bocor.

Setelah itu, perjalanan kembali dilanjut ke Malang. Kali ini lancar hingga sampai tujuan.

Esoknya, ditemani anak, menantu dan cucunya, Tarwi menggenjot sepeda legendanya dari Malang menuju Batu. Tak ada kendala berarti. Hanya keluarga yang mendampingi agak kewalahan mengikuti mantan pebalap yang tahun ini akan genap berusia 80 tahun itu.

“Ayo, mosok kalah karo morotuone,” Ony memberi semangat suaminya yang ngos-ngosan nggowes menapaki jalan menanjak ke arah Batu.

Dengan cucunya, Nevin
(Bersama cucunya, Nevin. Photo Courtesy : Ist/Dok Pri)

Setelah foto-foto sejenak di Batu, acara nggowes langsung balik turun ke Malang. Namun sempat beberapa kali berhenti di perjalanan untuk membetulkan sepeda cucunya, Nevin, yang rewel gearnya.

Tarwi Penasaran Jajal Sepeda Bambu Spedagi Hingga Temanggung

Naas, saat hendak pulang ke Surabaya Senin paginya, mantan pebalap nasional itu mengalami insiden di jalan.

Hendak menghindari mobil yang mengerem mendadak, Tarwi justru diseruduk motor dari belakang. Insiden itu terjadi di sekitar Pasar Purwosari, Pasuruan.

Meski tak mengalami luka parah, namun tangannya lecet-lecet. Sepedanya pun jadi tak nyaman dikendarai.

Pijet paska ditubruk motor
(Pijat setelah ditubruk motor di Purwosari. Tampak LCD HP-nya ikut pecah akibat terjatuh. Photo Courtesy : Ist/Dok Pri)

Hebatnya, dengan kondisi tubuh tak prima dan sepeda uglak aglik setelah ditabrak, Tarwi masih bersikeras melanjutkan perjalanan ke Surabaya. Tentunya dengan tetap naik sepeda yang sama.

Memperbaiki roda sepeda yang rusak
(Dengan tangan kiri dibalut kain, Tarwi membetulkan roda sepedanya yang sempat goyah paska insiden ditubruk motor. Photo Courtesy : Ist/Dok Pri)

“Pancen wes wayahe apes,” ujarnya singkat mengenai kecelakaan yang dialaminya (TON)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *