Dolly Parton Donasikan 1 Juta Dolar untuk Pengembangan Vaksin COVID-19

  • Whatsapp
Dolly Parton Donasikan 1 Juta Dolar untuk Pengembangan Vaksin COVID-19
(Dolly Parton. Foto : Rock Cellar Magazine)
Link BannerLink Banner
Rolasnews.com – Artis multi talenta Amerika Serikat, Dolly Parton, baru-baru ini memberikan donasi sebesar USD 1 juta ke Vanderbilt University Medical Center di Nashville, Tennessee, AS. Donasi tersebut ditujukan untuk membantu perusahaan bioteknologi AS, Moderna, mengembangkan vaksin COVID-19.  

Uji coba vaksin dan penelitian klinis Moderna merupakan upaya Vanderbilt University Medical Center untuk menghentikan persebaran virus.

Donasi dari Parton sendiri juga disebutkan dalam New England Journal of Medicine yang dipublikasikan pertengahan Juli lalu. Jurnal kesehatan tersebut menyatakan bahwa vaksin yang dikembangkan Moderna sangat efektif.

Read More

Link Banner Link Banner

Sebelumnya, penyanyi country legendaris AS itu mengumumkan keinginannya memberikan donasi untuk pengembangan vaksin COVID-19 di akun Instagramnya pada bulan April lalu.

“Teman lama saya, Dr. Naji Abumrad, yang terlibat penelitian di Vanderbilt selama bertahun-tahun, memberi tahu saya bahwa mereka telah mencapai beberapa kemajuan berarti dalam riset untuk penangkal virus corona,” ujar Dolly Parton kala itu.

Saya memberikan donasi sebesar USD 1 juta kepada Vanderbilt untuk penelitian itu dan mendorong orang-orang yang mampu untuk turut memberikan donasi,” lanjutnya.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Dolly Parton (@dollyparton)


WHO : Prioritas Pemberian Vaksin untuk yang Rentan dan Beresiko Tinggi

Hingga saat ini Parton belum menanggapi kabar mengenai kemanjuran vaksin. Penyanyi yang juga bintang film itu berteman dengan Abumrad ketika ia dirawat di Vanderbilt setelah mengalami kecelakaan mobil di tahun 2014.

Sebagai informasi, dalam rilis resminya awal pekan ini Moderna menyatakan bahwa untuk sementara vaksin yang dikembangkannya 95% efektif dalam mencegah persebaran virus. Pernyataan tersebut muncul setelah Pfizer, dikutip dari nypost.com,  mengklaim vaksinnya terbukti 90% efektif. (TON)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *