Tak Terima Digugat Cerai, Pria Ini Robohkan Rumah dengan Alat Berat

Tak Terima Digugat Cerai, Pria Ini Robohkan Rumah dengan Alat Berat
Eric Pierwsza (inzet) dan rumah milik keluarga yang dihancurkannya. (WPXI-TV News Pittsburgh/YouTube)

Rolasnews.com – Perceraian memang sering kali penuh drama, tapi jarang yang se-ekstrem ini.

Eric Pierwsza (48) asal Butler County, Pennsylvania, AS, mendapat kabar bahwa pernikahannya sudah berakhir dan istrinya telah mengajukan gugatan cerai. Tak terima, pria itu pun melakukan aksi nekat yang membuat tetangga dan keluarganya ketakutan setengah mati.

Read More

Setelah minum-minum sepanjang malam, Eric dilaporkan mengatakan sesuatu yang membuat ngeri istrinya.

“Kalau sudah selesai, akan kurobohkan rumah ini,” ujarnya mengancam.

Eric membuktikan ancamannya. Tak main-main, ia langsung naik ke ekskavator dan mulai menghancurkan sebagian rumah keluarganya.

Yang lebih mengerikan, istri dan kedua anak perempuannya masih berada di dalam rumah saat alat berat itu mulai merobek dinding dan atap. Suara dentuman dan keruntuhan terdengar jelas dalam panggilan darurat 911 yang dilakukan sang istri.

Untungnya, tak ada yang terluka dalam insiden tersebut.

Baca Juga: 

Nyanyi Lagu Kebangsaan Tak Semestinya, Nenek di Dominika ini Ditangkap Polisi

KTP Dicuri dan Dipakai Berbuat Kriminal, Pria Jerman Ini Sulit Cari Kerja

Setelah puas menghancurkan sebagian rumahnya, Eric masuk ke dalam, mengambil tas olahraga, lalu pergi ke kota. Tak lama berselang, ia pun ditangkap polisi.

Sekarang Eric menghadapi sejumlah tuduhan serius, di antaranya menyebabkan bencana, membahayakan orang lain secara sembrono, dan perilaku tidak tertib.

Meski kerusakan yang terlihat belum terlalu parah, pihak berwenang menyatakan struktur rumah sudah sangat tidak aman. Kemungkinan besar seluruh bangunan harus dibongkar total demi alasan keselamatan.

Kasus ini kembali mengingatkan betapa emosi yang tak terkendali saat perceraian bisa berujung pada tindakan yang sangat merugikan diri sendiri dan orang-orang terdekat.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *