ARMY Meradang Setelah Sebuah Acara Radio di Kolombia Berkomentar Rasis Terhadap BTS

  • Whatsapp
ARMY Meradang Setelah Sebuah Acara Radio di Kolombia Berkomentar Rasis Terhadap BTS
(BTS loves ARMY. Credit: Twitter)
Rolasnews.com – BTS kembali menerima hujatan rasisme dari sebuah acara radio Kolombia. Bukan hanya ARMY tapi netizen fandom lain pun juga ikut bereaksi. Sejak awal pekan lalu ada gerakan menentang komentar fitnah dan rasis tentang BTS dari pembawa acara radio Kolombia La Mega.  

Dilansir Allkpop, masalah dimulai saat pembawa acara mengatakan bahwa kesuksesan BTS adalah berkat uang dan bergitulah cara kerja mereka mencapai puncak tangga lagu dan menghadiri penghargaan besar.

Tak hanya itu. Mereka juga menyebut BTS “Cina”. Beberapa orang mungkin melihat ini sebagai kesalahan yang dibuat karena ketidaktahuan. Tetapi sebenarnya ini adalah cara yang menghina untuk menyebut orang Asia, karena menilai orang berdasarkan ciri fisiknya dan berpura-pura mengabaikan keberadaan negara Asia lain selain Cina.

Read More

Dengan alasan tersebut, ARMY Kolombia meminta acara radio tersebut meminta maaf atas komentarnya. Karena banyaknya tekanan dan protes yang masuk, La Mega setuju untuk meminta maaf setelah acara siaran.

Sayangnya, apa yang mereka lakukan jauh dari sebutan permintaan maaf. Permintaan maaf tersebut menjadi pidato rasis terhadap rakyat Korea Selatan.

Sambil mengenakan wig, pembawa acara menyebutnya “permintaan maaf bertema Asia”, mereka memainkan Aeguka lagu kebangsaan Korea Selatan, sambil menunjukkan  konten yang tidak terkait seperti makanan Korea.

Parahnya lagi setelah lagu kebangsaan berakhir, MC memutar lagu tema Dragon Ball Z.

Baca Juga :

Hallyu, dari Ketenaran, Investasi Ekonomi Hingga Gerakan Sosial Dunia

Banyak netizen Kolombia terutama ARMY yang marah dan malu dengan kelakuan pembawa acara tersebut,  karena pernyataan-pernyataannya tidak mewakili siapa mereka.

Stasiun radio La Discoteca adalah yang ikut mengecam perbuatan itu. Stasiun radio Kolombia online ini memilki program yang disebut La Discoteca Internacional, tentang musik pop dan Kpop.

Pesan stop rasisme dari pendukung BTS
(Judul acara yang akan ditampilkan radio La Discoteca untuk menentang rasisme, khususnya di dunia musik. Credit: Allkpop)

Awalnya stasiun ini hanya mengelola musik latin dan urban seperti reggae, salsa, merengue, dan bachata. Tetapi penanggung jawab atas program mendekati direktur dan mencapai kesepakatan untuk membuat acara tentang musik Kpop.

Sehubungan dengan peristiwa yang terjadi baru-bari ini, stasiun tersebut dijadwalkan mengadakan ruang untuk  berbicara tentang apa yang terjadi, tentang pencapaian BTS, tentang pengaruh Kpop baik di Kolombia  maupun di dunia, dan juga tentang Korea Selatan.

Banjir dukungan pun bermunculan dari ARMY dan juga dari fandom lainnya.

“#ArmyColombia besok kita ada acara dimana mereka akan membahas tentang budaya Korea. Mari kita hentikan kontroversi ini, kita akan mengharumkan nama negara kita dengan benar.”

Ini  bukan hanya menunjukkan betapa besar fandom BTS di seluruh dunia tetapi juga membuktikan bahwa musik dapat membuat orang melupakan prasangka mereka dan bersatu untuk tujuan yang sama. (AZP)

Related posts

Link Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *