Tumbuhkan Entrepreneurship Kaum Ibu, PKK RW 16 Bunulrejo Gelar Pelatihan Pembuatan Batik Jumputan

  • Whatsapp
Pelatihan Pembuatan Batik Jumputan
(Pelatihan pembuatan batik jumputan oleh Tim Penggerak PKK RW 16 Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Foto : TON/Rolasnews)
Link Banner
Rolasnews.com – Untuk menumbuhkan jiwa berwirausaha warga serta melestarikan budaya leluhur, pengurus PKK RW 16 Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, menggelar pelatihan membuat batik jumputan. Pelatihan yang digelar Hari Sabtu (8/8) di Balai RW 16, juga dimaksudkan untuk mulai memfungsikan Balai RW yang pembangunannya hampir rampung tersebut.

Puluhan ibu-ibu yang hadir di pelatihan pembuatan batik jumputan tampak antusias saat mendengarkan arahan dari Ketua Tim Penggerak PKK RW 16 Bunulrejo, Mutifah, Sekretaris RW 16, Wiwin Puspita serta perwakilan dari Kelurahan Bunulrejo.

Pemberian Materi Pelatihan
(Pemberian pelatihan pembuatan batik jumputan yang didukung penuh pihak Kelurahan Bunulrejo. Foto : TON/Rolasnews)

Menurut Mutifah, kegiatan pelatihan ini merupakan inisiatif pengurus PKK setempat yang direspon positif kalangan ibu-ibu. Apalagi kegiatan ini selain memberi mereka keterampilan membuat batik jumputan, juga dapat menjadi sumber penghasilan sampingan.

Read More

Ia menambahkan pelatihan keterampilan bagi para ibu di kampungnya sebenarnya sudah dirancang sejak lama. Namun selama beberapa waktu sempat terkendala tempat yang representatif. Maka ketika Balai RW 16 Kelurahan Bunulrejo sudah mendekati kelar pembangunannya dan bisa dipakai untuk kegiatan warga, masalah tempat tak lagi menjadi kendala.

Apa yang diungkapkan Mutifah, diamini Sekretaris RW 16 Bunulrejo, Wiwin Puspita. Ia mengatakan yang terpenting di masa pandemi seperti saat ini adalah kegiatan warga dapat terus berlanjut, termasuk belajar membuat kerajinan batik jumputan.

“Sekarang banyak yang kembali melirik batik. Demikian pula dengan batik jumputan. Jika ditekuni dan dikelola dengan serius, batik ini dapat menjadi alternatif penghasilan tambahan bagi ibu-ibu rumah tangga. Dan lagi, pembuatannya juga dapat dikerjakan di sela-sela waktu senggang,” ujar Wiwin.

Wiwit Puspita
(Wiwin Puspita, Sekretaris RW 16 Kelurahan Bunulrejo. Foto : TON/Rolasnews)

Ia berharap nantinya karya dari para emak-emak ini bisa menjadi ikon baru kampung di RW 16 Bunulrejo. Perhatian dari pemangku kebijakan di Kota Malang juga sangat dibutuhkan untuk menumbuhkembangkan semangat berwirausaha warga di tengah pandemi saat ini.

(Foto-foto proses pelatihan pembuatan batik jumputan di RW 16 Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.)

[URIS id=2487]

Launching Kampung Tangguh RW 16 Bunulrejo Diwarnai Tebar Benih Lele

Sebagai informasi, batik jumputan adalah salah satu jenis batik yang menggunakan teknik jumputan untuk membuat motifnya. Batik ini tidak dikerjakan sebagaimana proses pembuatan batik pada umumnya. Namun dilakukan dengan teknik ikat celup untuk menciptakan gradasi warna yang menarik.

Jadi
(Penampilan batik jumputan karya ibu-ibu yang sudah jadi. Foto : Ist)

Untuk menciptakan motif yang beragam pada kain batik ini, digunakanlah teknik jahit. Kain akan diberi gambar pola terlebih dahulu, kemudian pola tersebut dijahit hingga bagian tersebut mengerut. Saat dicelupkan ke dalam pewarna, bagian kain yang dijahit tidak akan terkena warna.

Ada pun beberapa bahan utama untuk pembuatan batik jumputan, di antaranya adalah kompor, panci, baskom, kain polos putih, gunting, kelereng, tali, jarum, spidol, wenter, air dan garam dapur. (TON)

Related posts

Link Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *