Tinjau Rapid Tes di Ponpes Al-Hikam Malang, Gubernur Khofifah Minta Doa Pandemi COVID-19 Segera Berakhir

  • Whatsapp
Tinjau Rapid Tes di Ponpes Al-Hikam Malang, Gubernur Khofifah Minta Doa Pandemi COVID-19 Segera Berakhir
(Gubernur Khofifah di Ponpes Al-Hikam Malang. Foto : ANC)
Rolasnews.com – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Kamis (18/6) sore meninjau pelaksanaan rapid tes massal yang dilakukan di Ponpes Al-Hikam Malang. Dalam kunjungan tersebut Khofifah tidak lupa meminta para santri dan ustad untuk mendoakan agar pandemi COVID-19 segera berakhir sehingga masyarakat bisa kembali hidup normal.

“Virus ini memang percepatan penyebarannya luar biasa. Oleh karena itu ikhtiarnya juga harus luar biasa, doanya juga harus luar biasa. Doa yang luar biasa ini adanya di pesantren. Maka kami minta sambung doanya dari semuanya bersama-sama para pengasuh dan santri di Pesantren Al-Hikam ini untuk bangsa Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini masyarakat belum bisa hidup normal sebagaimana biasanya sebelum ada pandemi. Sekarang mereka harus menjaga jarak, kemana-mana sekarang juga harus pakai masker.

Read More

“Bahkan menurut Bapak Jusuf Kalla, kita harus terbiasa memakai masker 2-3 tahun ke depan. Karena vaksin COVID-19 belum ditemukan,” ucapnya.

Nanti setelah ditemukan vaksinnya, masih harus dilakukan uji klinis. Baru kemudian diproduksi dan didistribusikam. Prosesnya masih panjang, ia menambahkan.

Rapid Tes di Ponpes Al-Hikam Malang
(Pelaksanaan rapid tes di Ponpes Al-Hikam Malang. Foto : ANC)

“Kita memang harus semakin banyak bermunajat kepada Allah supaya diberikan jalan keluar yang bisa mempercepat dan menghentikan COVID-19,” ujar Gubernur Khofifah.

Sementara itu Pengasuh Ponpes Al-Hikam Malang, Muhammad Nafi’, mengaku senang dengan diadakannya pelaksanaan rapid tes di lingkungan Ponpes Al-Hikam.

“Hari ini kami mendapatkan bantuan dari Pemprov Jatim berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Satgas untuk dilakukan rapid tes. Dan kami sangat bersyukur karena itu akan melegakan kita dari kekhawatiran terkait penyebaran virus ini,” kata Gus Nafi’.

Gus Nafi', Pengasuh Ponpes Al-Hikam
(Gus Nafi’, Pengasuh Ponpes Al-Hikam Malang. Foto : ANC)

Menurutnya, total ada kurang lebih 100 orang yang mengikuti rapid tes tersebut yang terdiri dari para santri, ustad, keluarga Al-Hikam dan karyawan. Mereka yang ikut rapid tes kali ini merupakan para santri maupun ustad yang tidak pulang ke kampung halamannya selama masa pandemi.

Polresta Malang Kota Launching Ponpes Tangguh Al-Hikam

Lebih lanjut disampaikan Gus Nafi’, total jumlah santri Al-Hikam Malang 400 orang. Rencana para santri tersebut baru akan kembali ke ponpes pada akhir bulan Juli atau awal bulan Agustus 2020.

“Santri yang akan kembali ke ponpes harus benar-benar dalam kondisi sehat,” tuturnya.

Gubernur Khofifah Serahkan Bantuan APD
(Dalam kunjungannya ke Ponpes Al-Hikam Malang, Gubernur Khofifah menyerahkan bantuan Pemprov Jatim berupa sejumlah APD (Alat Pelindung Diri). Foto : ANC)

Sementara dari pihak ponpes sendiri sudah menyiapkan berbagai aturan sesuai protokol kesehatan yang wajib ditaati para santri.

“Sesampainya santri di ponpes, mereka harus melakukan karantina mandiri di tempat yang sudah kita persiapakan di ponpes ini. Kemudian selama mereka tinggal di sini mereka wajib melaksanakan protokol kesehatan, seperti mencuci tangan, jaga jarak, menggunakan masker dan membawa perlengkapan pribadi,” tutupnya. (ANC)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *