Rolasnews.com – Johor kini menjadi salah satu destinasi favorit bagi wisatawan asal Indonesia. Data resmi yang diungkapkan Konsul Jenderal RI di Johor Bahru, Sigit Suryantoro Widiyanto, menunjukkan sekitar 1,5 juta warga Indonesia mengunjungi negeri bagian paling selatan Malaysia itu sepanjang 2025.
Angka tersebut menempatkan Indonesia sebagai pasar terbesar kedua setelah Singapura. Selain wisata rekreasi, sektor medis menjadi penopang utama. Dari total 127.000 pasien asing yang berobat di Johor pada tahun yang sama, 79 persen di antaranya adalah warga negara Indonesia.
Fakta ini menjadikan medical tourism sebagai salah satu magnet terbesar.
Konektivitas yang semakin baik memperkuat tren tersebut. Dari 11 jalur feri penumpang antara Indonesia dan Malaysia, delapan di antaranya menuju Johor.
Baru-baru ini, layanan feri baru yang menghubungkan Puteri Harbour International Ferry Terminal di Iskandar Puteri dengan Gold Coast Ferry Terminal di Bengkong, Batam, diluncurkan. Rute ini diharapkan mempermudah akses wisatawan dari Batam ke atraksi seperti Johor Premium Outlets, Legoland Malaysia, serta fasilitas kesehatan di kawasan tersebut.
Bagi banyak wisatawan Indonesia, Johor menawarkan kombinasi yang praktis. Jarak relatif dekat (terutama dari Batam dan Riau), biaya yang lebih terjangkau dibandingkan Singapura, serta beragam pilihan. Mulai dari taman tema keluarga, belanja, kuliner, hingga perawatan kesehatan yang dianggap berkualitas.
Pemerintah Johor pun secara aktif menargetkan peningkatan kunjungan dari Indonesia sebagai bagian dari kampanye Visit Johor.






