Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap Kejagung Sehari Usai Dicopot Presiden Prabowo

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap Kejagung Sehari Usai Dicopot Presiden Prabowo
Dengan tangan terborgol, mantan Ketua BGN Dadan Hindayana, ditahan Kejagung. (MetroTV)

Rolasnews.com – Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana beserta dua wakilnya ditangkap Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Rabu (3/6/2026). Penangkapan ini terjadi hanya sehari setelah Presiden Prabowo Subianto secara resmi memberhentikan mereka dari jabatan.

Informasinya, tim penyidik pidana khusus Kejagung menjemput Dadan Hindayana sekitar pukul 04.00 WIB dini hari. Bersamaan dengan itu, dua eks wakil kepala BGN, yakni Lodewyk Pusung dan Sonny Sonjaya, turut diamankan. Salah seorang di antaranya bahkan sempat dikejar hingga ke wilayah Jawa Barat.

Read More

Selain penjemputan, penyidik juga menggeledah kantor BGN di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, sejak dini hari. Penggeledahan tersebut dilakukan secara intensif dan membuat gedung steril dari karyawan untuk sementara waktu.

Kejagung disebut menemukan sejumlah barang bukti (barbuk) selama penggeledahan, meski belum diungkap secara resmi jenisnya.

Pencopotan Dadan Hindayana dan kedua wakilnya diumumkan Istana pada Selasa (2/6/2026) malam. Sebagai gantinya, Nanik Suryati Deyang ditunjuk menjadi kepala BGN yang baru.

Langkah evaluasi ini diambil Presiden Prabowo menyusul berbagai masalah di tubuh BGN selama pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), seperti isu tata kelola, disiplin, dan kejadian keracunan makanan.

Kejagung sampai saat ini belum merilis keterangan resmi mengenai pasal yang disangkakan maupun status pasti ketiga mantan petinggi tersebut. Namun, penangkapan dan penggeledahan ini kuat diduga terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan anggaran BGN.

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menyatakan pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum.

“Saya belum dengar soal penangkapan, baru dengar penggeledahan. Serahkan saja ke Kejagung,” ujarnya.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena BGN merupakan lembaga baru yang bertugas mengawal program unggulan pemerintahan Prabowo untuk mengatasi stunting melalui penyediaan makan bergizi gratis bagi siswa dan ibu hamil.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *