Rolasnews.com โ Menurut update terbaru dari Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin pada Selasa (28/4/2026) pagi, jumlah korban meninggal dunia kecelakaan maut antara KA Argo Bromo Anggrek relasi GambirโSurabaya Pasar Turi dengan rangkaian KRL Commuter Line bertambah menjadi tujuh orang. Semuanya penumpang KRL. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kecelakaan tersebut terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (27/4/2026) malam sekitar pukul 20.52โ20.57 WIB.
Sebanyak 71 orang dievakuasi dan dirawat di rumah sakit terdekat, seperti RSUD Kota Bekasi, RS Primaya Bekasi Timur, RS Mitra Plumbon Cibitung, dan RSU Bella Bekasi. Masih ada tiga korban yang terjepit di gerbong rusak, dengan proses evakuasi yang melibatkan pemotongan badan gerbong menggunakan peralatan Basarnas.
Seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berjumlah sekitar 240 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, termasuk masinis dan awak kereta. Tidak ada korban jiwa atau luka serius dari kereta jarak jauh tersebut.
Insiden rear-end collision tersebut terjadi di emplasemen Stasiun Bekasi Timur, kilometer 28+920. KA Argo Bromo Anggrek (nomor perjalanan PLB 4B) menabrak dari belakang KRL Commuter Line (PLB 5568A) yang berhenti mendadak di jalur yang sama.
Akibat benturan keras, lokomotif KA Argo Bromo menembus hingga masuk ke gerbong belakang KRL yang merupakan gerbong khusus wanita. Menyebabkan gerbong tersebut ringsek parah.
Baca Juga:
Tabrakan Maut KA Argo Bromo dengan Commuter Line di Bekasi, Empat Tewas dan Puluhan Luka-Luka
PT KAI menyampaikan duka cita mendalam serta permohonan maaf kepada korban, keluarga, dan masyarakat. Perusahaan menjanjikan kompensasi penuh sesuai regulasi, termasuk biaya pengobatan dan dukungan lainnya.
Dirut KAI Bobby Rasyidin memastikan masinis KA Argo Bromo dalam kondisi baik dan selamat.
๐๐๐ ๐ฆ๐ฎ๐บ๐ฝ๐ฎ๐ถ๐ธ๐ฎ๐ป ๐ฃ๐ฒ๐ฟ๐บ๐ผ๐ต๐ผ๐ป๐ฎ๐ป ๐ ๐ฎ๐ฎ๐ณ ๐ฎ๐๐ฎ๐ ๐๐ป๐๐ถ๐ฑ๐ฒ๐ป ๐ฑ๐ถ ๐ฆ๐๐ฎ๐๐ถ๐๐ป ๐๐ฒ๐ธ๐ฎ๐๐ถ ๐ง๐ถ๐บ๐๐ฟ
Telah terjadi insiden operasional di wilayah Stasiun Bekasi Timur, yang berdampak pada perjalanan kereta api.
Saat ini, KAI memfokuskan upaya padaโฆ pic.twitter.com/EzjnGw3mfT
โ Kereta Api Indonesia (@KAI121) April 27, 2026
Operasional kereta api terganggu berat. Stasiun Bekasi Timur ditutup sementara untuk layanan KRL Commuter Line, dengan layanan commuter hanya beroperasi hingga Stasiun Bekasi. Beberapa perjalanan KA jarak jauh, termasuk KA Parahyangan, mengalami pembatalan atau pengalihan jalur.
Aliran listrik aliran atas (LAA) sempat dimatikan selama evakuasi. Posko tanggap darurat didirikan di Stasiun Bekasi untuk mendukung keluarga korban.
Prioritas Keamanan pada Perlintasan Kereta Api
Tabrakan ini menyoroti kerentanan keselamatan di perlintasan sebidang di wilayah padat seperti Jabodetabek, di mana faktor manusia (kendaraan mogok atau pelanggaran palang pintu) sering memicu rantai kecelakaan. Campuran operasi KRL berfrekuensi tinggi dengan KA jarak jauh meningkatkan risiko tabrakan berantai jika terjadi gangguan kecil.
KNKT diharapkan segera merampungkan investigasi untuk merekomendasikan perbaikan sistemik, seperti percepatan separasi jalur, peningkatan sistem Automatic Train Protection (ATP), penguatan pengamanan perlintasan, serta penegakan disiplin lalu lintas.
PT KAI dan Kemenhub menjanjikan komitmen penuh terhadap peningkatan keselamatan transportasi massal.
Situasi masih terus berkembang hingga Selasa pagi. Angka korban dan detail investigasi dapat berubah seiring perkembangan di lapangan.
Masyarakat diimbau menghindari lokasi kejadian dan mencari alternatif transportasi. Keluarga korban jiwa diharapkan mendapat ketabahan, sementara korban luka segera pulih sepenuhnya.







