Departemen Kehakiman AS Izinkan Merger Paramount dan Warner Bros., Sebut Tak Bahayakan Persaingan Bisnis

Departemen Kehakiman AS Izinkan Merger Paramount dan Warner Bros., Sebut Tak Bahayakan Persaingan Bisnis

Rolasnews.com – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) menyatakan bahwa rencana merger antara Paramount Skydance dan Warner Bros. Discovery tidak akan membahayakan persaingan usaha maupun kepentingan konsumen di Amerika.

Dalam siaran pers yang dirilis Jumat, DOJ menegaskan bahwa kesepakatan tersebut dinilai tidak akan mengurangi daya saing perusahaan-perusahaan serupa di industri hiburan maupun akses masyarakat Amerika terhadap konten berbasis video.

Read More

“Investigasi ini mencakup pemeriksaan ribuan dokumen bukti, puluhan jam kesaksian deposisi eksekutif senior, wawancara dengan saksi pihak ketiga, serta pertemuan langsung dengan para pihak,” tulis DOJ dalam pernyataan resminya.

Kesimpulan yang sama muncul dari seluruh proses investigasi tersebut. Industri film dan televisi bersifat sangat dinamis, sehingga transaksi ini tidak mungkin merugikan persaingan atau konsumen Amerika.

Salah satu pertimbangan penting DOJ adalah fakta bahwa Warner Bros. Discovery telah berulang kali menjadi target akuisisi di industri media dan hiburan. Hal ini, menurut DOJ, memperkuat alasan untuk menyetujui merger tersebut.

Sebelumnya, Paramount pada Januari lalu meningkatkan tawaran akuisisinya jauh di atas penawaran Netflix. Langkah itu berhasil menghalau raksasa streaming tersebut dan memicu penyelidikan antitrust di berbagai negara.

Kendati demikian, rencana merger ini tetap menuai perlawanan keras di dalam negeri. Setidaknya sepuluh jaksa agung negara bagian menyatakan pekan lalu bahwa mereka akan menggugat pemerintah federal untuk menghentikan pembentukan “monolit media” yang menggabungkan beberapa perusahaan hiburan terbesar di bidang televisi, film, dan konten hiburan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *