Diduga Konsumsi Kokain, 4 Pekerja Asing di Olimpiade Tokyo Diamankan Polisi

Diduga Konsumsi Kokain, 4 Pekerja Asing di Olimpiade Tokyo Diamankan Polisi
(Polisi Jepang amankan 4 pekerja asing yang bekerja di perhelatan olimpiade karena dugaan penyalahgunaan narkoba. Credit : Mainichi)
Rolasnews.com – Empat pekerja asing yang bekerja di bagian pemeliharaan generator listrik di Olimpiade Tokyo, diamankan aparat karena diduga mengkonsumsi kokain. Demikian pernyataan pihak kepolisian Jepang, Selasa (13/7).

Mereka berempat, dua warga AS dan dua warga Inggris, ditangkap antara tanggal 3 dan 5 Juli. Namun mereka semua membantah tuduhan tersebut.

Keempatnya sudah berada di Jepang pada bulan Februari dan Mei untuk bekerja sebagai petugas di bagian pemeliharaan generator listrik yang digunakan di sejumlah tempat pertandingan di Olimpiade Tokyo.

Read More

Mereka mulai bekerja setelah menjalani karantina selama 14 hari.

Pada tanggal 2 Juli, keempatnya minum-minum di bar di kawasan hiburan Roppongi, Distrik Minato, Tokyo, sekitar jam 8 malam. Usai meninggalkan bar, salah satu dari mereka kedapatan menyelinap masuk tanpa ijin di apartemen terdekat.

Polisi yang menerima laporan, segera mendatangi tempat kejadian.

Ray Dalton Bouquet, 22, warga AS yang menyelinap dalam keadaan mabuk, kemudian dicecar pertanyaan oleh petugas kepolisian pada dini hari tanggal 3 Juli.

Para penyelidik mengatakan hal ini menggiring pada dilakukannya tes urine kepada tiga rekannya. Hasil tes mengindikasikan mereka berempat mengkonsumsi narkoba jenis kokain.

Menteri Olimpiade Jepang, Tamayo Marukawa, menyesalkan kejadian tersebut.

“Jika terbukti benar, ini adalah insiden yang dapat merusak olimpiade. (Insiden) ini sangat disayangkan,” kata Marukawa dalam konferensi pers, Selasa (13/7).

Baca Juga :

Penyelenggara Larang Penjualan dan Konsumsi Alkohol di Olimpiade Tokyo 2020

Dilansir Kyodo News, keempat pekerja asing yang diduga menggunakan kokain antara tanggal 3 dan 4 Juli itu merupakan pekerja di Aggreko Events Services Japan yagn bermarkas di Tokyo.

Aggreko adalah perusahaan patungan antara perusahaan lokal dan asing yang berurusan dengan generator listrik.

Pihak perusahaan menyatakan sepenuhnya bekerjasama dengan polisi dan keempat pekerjanya itu sudah dinonaktifkan dari pekerjaannya. (TON)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *