ITN Malang Bersama 15 SMKN Tandatangani Nota Kesepahaman Pendampingan Program SMK Pusat Keunggulan

  • Whatsapp
ITN Malang Bersama 15 SMKN Tandatangani Nota Kesepahaman Pendampingan Program SMK Pusat Keunggulan
(Rektor ITN Malang, (kanan), menandatangani nota kesepahaman untuk pendampingan 15 SMK unggulan di Jawa Timur. Photo Courtesy : Ist)
Link Banner
Rolasnews.com – Berdasarkan Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan (Kemendikbud), Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang ditetapkan sebagai satu diantara 146 perguruan tinggi negeri dan swasta se Indonesia yang akan melakukan pendampingan Program Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pusat Keunggulan.

Menindak lanjuti hal tersebut, bertempat di Auditorium Kampus 1, Senin (3/5), ITN Malang langsung melakukan rapat koordinasi sekaligus penandatanganan nota kesepahaman bersama 15 SMKN yang berasal dari Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, Surabaya, Mojokerto, Tulungagung, Trenggalek dan Nganjuk.

Rektor ITN Malang, Prof. Dr.Eng. Ir. Abraham Lomi, MSEE, dalam sambutannya mengatakan bahwa di Jawa Timur sebenarnya ada banyak SMK yang menyelenggarakan pendidikan 4 tahun. Sehingga akan banyak yang bisa dilakukan ketika ITN Malang bisa bersinergi dengan SMK yang didampinginya. Salah satu pendampingan pada level program studi, yaitu SMK yang menyelenggarakan pendidikan 4 tahun akan ada pengakuan SKS ketika masuk ke perguran tinggi dari mata pelajaran yang sudah ditempuh.

Read More

“Umumnya untuk mendapatkan ijazah sarjana mahasiswa harus menempuh 144 SKS. Kami sepakat di level institut ada pengakuan SKS dari SMK program 4 tahun, minimal 18 SKS dan maksimal 24 SKS. Artinya, kalau kita hitung calon mahasiswa hanya menempuh 120 SKS. Masing-masing mahasiswa bisa menempuh 7 sampai 7,5 semester bergantung indeks prestasi mahasiswa tersebut,” jelasnya.

Dengan adanya kerjasama tersebut, Prof Lomi berharap ITN Malang sebagai pelaksana pendampingan bisa berkontribusi dalam pemgembangan sumber daya manusia di level Jawa Timur, khususnya Kota Malang.

Rektor ITN
(Rektor ITN, Prof. Dr.Eng. Ir. Abraham Lomi, MSEE. Photo Courtesy : Ist)

Lebih dalam disampaikan bahwa ada beberapa tugas yang menunggu ITN Malang sebagai pelaksana pendampingan, yakni melaksanakan koordinasi dengan unit pelaksana teknis Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, melakukan pendampingan pemenuhan 8 standar nasional pendidikan dan implementasi link and match dengan dunia kerja, memfasilitasi pelatihan pelaksanaan in house training kepada kepala sekolah dan guru di SMK pelaksana Program SMK Pusat keunggulan serta pengawas sekolah.

“Selain itu ITN Malang juga bertugas untuk memfasilitasi implementasi pembelajaran berbasis komunitas sekaligus melakukan pendampingan penggunaan teknologi bagi kepala sekolah dan guru di SMK pelaksana Program SMK Pusat Keunggulan. Serta penyusunan, pemantauan, evaluasi, dan pelaksanaan tindak lanjut capaian pembelajaran di SMK pelaksana Program SMK Pusat Keunggulan,” ungkapnya.

Distribusikan Aplikasi Simak dan ASA, F-One Gandeng Komnasdik Jatim

Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 6 Malang, Drs Sidik Priyono, yang turut hadir dalam acara tersebut menuturkan bahwa sebelumnya, pada tanggal 8 April SMKN 6 Malang telah melaksanakan MoU dengan ITN Malang yang mencakup 4 hal, yakni support ITN Malang terhadap program pendidikan 4 tahun di SMK, sehingga siswa tidak perlu mengulang materi yang sama saat meneruskan kuliah, matrikulasi dari SKS yang sudah ditempuh di SMK, pengabdian masyarakat, serta kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL).

Bersama 15 SMK unggulan
(Rektor ITN bersama 15 SMK unggulan di Jawa Timur. Photo Courtesy : Ist)

Pengakuan ITN Malang terhadap matrikulasi 18 sampai 24 SKS juga diapresiasi oleh Sidik. Ia berharap ketika siswa SMK program 4 tahun melanjutkan ke perguruan tinggi tidak akan sama dengan yang hanya menempuh 3 tahun.

“Jadi anak-anak kita yang SMK 4 tahun bisa lebih cepat lulus kuliahnya dari pada yang 3 tahun,” pungkasnya. (ANC)

Related posts

Link Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *