Bupati Malang, Kapolres dan Dandim Kunjungi Lokasi Gempa

Bupati Malang, Kapolres dan Dandim Kunjungi Lokasi Gempa
(Bupati Malang, HM Sanusi, berbincang dengan warga di lokasi yang terdampak langsung gempa. Photo Courtesy : Ist/Humas Kab Malang)
Rolasnews.com – Bupati Malang, Drs. HM. Sanusi, bersama Kapolres Malang, AKBP.Hendri Umar, dan Dandim 0818 Kabupaten Malang–Kota Batu, Letkol Inf. Yusub Dody Sandra  berkunjung ke sejumlah lokasi gempa bumi berskala 6,7 richter yang mengguncang wilayah Kabupaten Malang akhir pekan kemarin.

Dalam kunjungan ke lokasi gempa Sabtu malam tersebut, Bupati Malang bersama rombongan mengawali kegiatannya untuk meninjau perkembangan terkini korban di wilayah Desa Tamansari dan Wirotaman yang ada di Kecamatan Ampelgading. Kemudian, lanjut meninjau kantor Koramil dan kantor Kecamatan Tirtoyudo, serta ke gedung sekolah MAN 2 Turen.

”Kita survey lapangan mengunjungi saudara kita yang terkena musibah atau terdampak terjadinya gempa bumi dan survey langsung ke lapangan. Tim juga sudah melakukan pendataan dan rencanakan serta koordinasi dengan Forkopimda untuk tindakan penanganan pasca gempa,” terang Bupati Malang.

Read More

“Terus kami lakukan pendataan kerusakan dan korban di Kabupaten Malang bekerja sama dengan jajaran Muspika. Sementara ini hasil pendataan yang paling parah di Ampelgading dan ada korban jiwa karena sudah sepuh sehingga saat terjadi gempa tidak bisa lari keluar rumah. Rumah ambruk,” imbuhnya..

Dampak gempa bumi tersebut, Pemkab Malang melalui PMI Kabupaten Malang dan BPBD Kabupaten Malang merilis data total terjadi kerusakan 876 unit rumah. Ada pun korban meninggal dunia 3 jiwa, dan luka-luka 7 jiwa.

Juga dilaporkan terdapat pengungsian sementara di wilayah Ampelgading dan Tirtoyudo. Sedangkan, kerusakaan fasilitas umum sekolah rusak 14 unit dan faskes 8 unit, rumah ibadah rusak 26 unit dan fasum lainnya 6 unit.

”Penanganan ke depan, karena ini merupakan bencana besar juga menjadi atensi pemerintah pusat dan provinsi. Rencana Kepala BNPB Pusat dan Gubernur Jatim berencana juga berkunjung ke Kabupaten Malang untuk meninjau lokasi terdampak gempa bumi,” kata Bupati.

Pandangan Peneliti Bencana ITS Soal Gempa Malang

“Kita terus berkoordinasi. Biasanya, jika terjadi musibah bencana semacam ini, nanti kita semua akan gotong royong dalam penanganan pasca bencana. Di setiap kecamatan juga dibentuk posko, serta setiap lokasi desa yang kena dampak berat, maka akan didirikan dapur umum dibantu TNI dan Polri,” lanjutnya.

Pemkab Malang melakukan berbagai upaya terkait musibah ini diantaranya menetapkan status Tanggap Bencana Gempa Bumi, BPBD mengirimkan TRC untuk melakukan assesment dan koordinasi lintas sektor, mendirikan posko tanggap darurat bencana, dan Tim Gabungan dikerahkan meliputi BPBD, PMI, TNI, Polri dan OPD tekhnis serta relawan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat bencana. (TON/*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *