Hakim Perintahkan Presiden Brazil Pakai Masker di Ruang Publik

  • Whatsapp
Hakim Perintahkan Presiden Brazil Pakai Masker di Ruang Publik
(Presiden Bolsonaro beberapa kali tertangkap kamera asal-asalan mengenakan masker. Foto : AFP)
Rolasnews.com – Seorang hakim federal memerintahkan Presiden Brazil, Jair Bolsonaro, mematuhi aturan yang mengharuskan pemakaian masker wajah di ruang publik untuk mencegah penyebaran COVID-19. Jika membandel, sang presiden terancam dikenai sanksi denda.

Perintah itu diumumkan Selasa (23/6) waktu setempat. Hakim mengatakan meski berstatus sebagai presiden, Bolsonaro tidak kebal dari undang-undang distrik federal yang melingkupi ibukota Brazil. Dalam undang-undang yang mengharuskan pemakaian masker di tempat umum tersebut, pelanggar akan menghadapi sanksi denda sekitar USD 390 (Rp 5,49 juta)/hari.

“Presiden harus melakukan semua upaya yang diperlukan untuk menghindari penyebaran COVID-19. Baik itu untuk melindungi dirinya sendiri maupun melindungi kesehatan orang-orang di sekitarnya,” jelas Hakim Renato Coelho Borelli dalam pernyataan tertulis.

Read More

Bolsonaro berulang kali terlihat di depan umum tanpa mengenakan masker atau penutup wajah. Kalau pun memakai masker, Presiden Brazil dari partai sayap kanan itu sering mengenakannya asal-asalan. Kadang hanya mencantelkan talinya di telinga atau membiarkan maskernya melorot ke dagu.

“Gambar-gambar yang ada di Google sudah cukup untuk memastikan Jair Messias Bolsonaro kerap berkeliling di Brasilia  (Ibukota Brazil, red) dan distrik-distrik federal di sekitarnya tanpa memakai masker. Hal ini bisa memancing orang lain melakukan hal yang sama sehingga menimbulkan kegaduhan nasional,” tulis Borelli.

Meski Direkomendasikan, Trump Ogah Pakai Masker

Bolsonaro sendiri secara terang-terangan menyepelekan pandemi Corona dan menyebutnya sebagai “flu ringan”. Ia juga beberapa kali bersitegang dengan para legislator lokal karena memaksa mereka tetap menjalankan roda ekonomi layaknya keadaan normal.

Padahal Brazil kini menduduki posisi kedua, setelah Amerika Serikat, sebagai negara dengan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 terbanyak di dunia. Ada lebih dari 1,1 juta warganya yang terinfeksi COVID-19 dengan korban meninggal lebih dari 51 ribu.

Related posts

Link Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *