Pemerintah Siapkan Pemulihan Ekonomi Nasional untuk Dunia Usaha

  • Whatsapp
Pemerintah Siapkan Pemulihan Ekonomi Nasional untuk Dunia Usaha
(Pemerintah menyiapkan subsidi bunga sebesar Rp 34,15 triliun untuk UMKM sebagai bagian program pemulihan ekonomi nasional dari pandemi COVID-19. Foto : Ist)
Rolasnews.com – Kepala Badan Kebijakan Fiskal (Kepala BKF) Febrio Kacaribu mengatakan pemerintah juga mendukung dunia usaha untuk pemulihan ekonomi nasional dari pandemi COVID-19. Hal ini dikatakannya dalam Media Briefing virtual tentang Pemulihan Ekonomi Nasional, Rabu (13/5) di Jakarta.

Dukungan pemulihan ekonomi nasional sesuai PP 23/2020 yaitu harus memenuhi prinsip keadilan sosial dan sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, mendukung pelaku usaha yang terdampak pandemi COVID-19. Kemudian prudent, tata kelola baik, transparan, akseleratif, adil, sesuai ketentuan, tidak menimbulkan moral hazard, serta ada pembagian biaya dan resiko antar stakeholders sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.

Adapun bentuk dukungan pemerintah bagi dunia usaha terbagi 3, untuk UMKM, BUMN, dan korporasi.

Read More

Untuk UMKM, pemerintah menyiapkan subsidi bunga sebesar Rp 34,15 triliun untuk 60,66 juta rekening, insentif PPh pasal 21 ditanggung pemerintah. Begitu pula PPh Final UMKM.

“Subsidi bunga untuk debitur UMKM bukan banknya,” tegas Kepala BKF.

Subsidi bunga sebesar Rp 34,15 triliun tersebut akan dialokasikan melalui BPR, perbankan dan perusahaan pembiayaan sebesar Rp 27,26 triliun. Kemudian melalui KUR, UMi, Pegadaian sebesar Rp 6,4 triliun. Sedangkan melalui online, koperasi, petani, LPDB, LPMUKP, UMKM Pemda sebesar Rp 0,49 triliun.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan kredit modal kerja baru UMKM sebesar Rp 125 triliun dimana Rp 6 triliun dialokasikan untuk imbal jasa penjaminan (Rp 5 triliun) dan cadangan (Rp 1 triliun).

“Jika bank mau merestrukturisasi debitur UMKM-nya, kalau bank terdampak likuiditasnya maka pemerintah masuk. Ini untuk bank sehat, bukan penyelamatan bank,” jelasnya.

Baca Juga : Pemerintah Kaji Stimulus Ekonomi bagi Sektor Riil untuk Atasi Dampak Pandemi

Untuk BUMN, pemerintah akan memberikan Penyertaan Modal Negara (PMN), pembayaran kompensasi, dan talangan (investasi) modal kerja. Selain itu, pemerintah akan mendukung dalam bentuk lain seperti optimalisasi Barang Milik Negara (BMN), pelunasan tagihan, loss limit penjaminan, penundaan dividen, penjaminan pemerintah, pembayaran talangan tanah Proyek Strategis Nasional (PSN).

Sedangkan untuk korporasi, pemerintah siapkan insentif perpajakan sebesar Rp 34,95 triliun berupa pembebasan PPh pasal 22 impor, pengurangan angsuran PPh pasal 25 sebesar 30%, dan pengembalian pendahuluan PPN.

Kemudian, pemerintah juga akan melakukan penempatan dana di perbankan sehat dalam rangka restrukturisasi debitur UMKM sebesar Rp 35 triliun.

Related posts

Link Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *