Hadirkan Kedua Orang Tua Wisudawan, UM Siap Gelar Wisuda Luring

Hadirkan Kedua Orang Tua Wisudawan, UM Siap Gelar Wisuda Luring
(Gladi bersih Wisuda ke 112 di gedung Graha Cakrawala, Jumat (23/6/2022). Credit: ANC)

Rolasnews.com – Universitas Negeri Malang (UM) kembali akan menyelenggarakan wisuda secara luring, Sabtu (25/6/2022). Berbeda dengan periode sebelumnya, pada prosesi wisuda ke 112 ini kedua orang tua wisudawan diperkenankan hadir langsung di lokasi wisuda di gedung Graha Cakrawala.

Wakil Rektor III UM, Dr. Mu’arifin, M.Pd mengatakan, prinsip wisuda sebetulnya untuk mengapresiasi kerja keras dari mahasiswa yang sudah menyelesaikan tugas-tugasnya. Baik tugas akademik maupun non akademik harus diapresiasi.

Read More

Apresiasi salah satunya dalam bentuk prosesi wisuda. Kalau kemarin pandemi dilakukan wisuda secara daring, sekarang sudah luring.

“Luringnya bertahap dulu transisi. Kalau wisuda sebelumnya, orangtua hanya satu yang boleh hadir. Sekarang kedua orangtua boleh ikut hadir sehingga membahagiakan wisudawan,” ujarnya usai meninjau gladi bersih Wisuda ke 112 di gedung Graha Cakrawala, Jumat (23/6/2022).

Walaupun pelaksanaan wisuda dilakukan secara luring, Mu’arifin memastikan Protokol Kesehatan (Prokes) masih terus diterapkan. Apalagi karena pada saat prosesi wisuda, Rektor UM berkenan untuk berjabat tangan langsung dengan wisudawan, maka mereka wajib menggunakan sarung tangan dan masker.

“Kemudian masuk ke ruangan ini, juga harus melakukan scan barcode Peduli lindungi. Dan harus sudah menerima vaksin, kecuali bagi mereka yang punya alasan medis dan dibuktikan dengan surat keterangan,” tuturnya.

Wakil Rektor III UM, Dr. Mu’arifin, M.Pd
(Wakil Rektor III UM, Dr. Mu’arifin, M.Pd. Credit: ANC)

Baca Juga :

Terapkan Prokes, UM Gelar Wisuda Secara Luring

Kemudian dalam wisuda periode 112 ini, akan ada sesi belasungkawa. Sebab ada dua orang wisudawan UM dari Fakultas Sastra dan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) yang meninggal karena kecelakaan. Nantinya di ujung acara, Rektor akan menyerahkan ijazah kepada keluarga almarhum.

“Ini memang bukan permintaan dari pihak keluarga tapi murni keinginan dari UM. Karena UM ingin menunjukkan bahwa UM terus mengapresiasi, memberikan penghargaan kepada siapapun, apalagi ini dari mahasiswa kita,” tandasnya.

Sementara itu disebutkan, jumlah wisudawan yang terdaftar dalam wisuda ke-112 ini sebanyak 998 orang. Dari jumlah lulusan wisuda tersebut, empat orang berhasil lulus dengan prestasi terbaik bidang akademik tingkat universitas, yaitu lulusan dengan IPK tertinggi dan lama studi tepat waktu pada suatu jenjang pendidikan.

Mereka adalah Sigit Wibowo, S.Pd, dengan IPK  4,00 dan lama studi 7 semester dari Program Studi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP). Berikutnya, Irma Nur Miyanti, M.Pd,  dengan IPK – 4,00 dan lama studi 3 semester dari Program Studi S2 Pendidikan “Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP)

Selanjutnya Dr. Saiful Amin, dengan IPK – 4,00 dan lama studi 5 semester, Program Studi S3 Pendidikan Geografi, Fakultas mu Sosial (FIS).

Sedangkan untuk lulusan dengan prestasi terbaik bidang non akademik tingkat universitas, diraih oleh Zahra Firdaus, S.Pd: Program Studi S1 Pendidikan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). (ANC)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.