Terapkan Prokes, UM Gelar Wisuda Secara Luring

Terapkan Prokes, UM Gelar Wisuda Secara Luring
(Prosesi wisuda ke-111 UM yang digelar secara luring. Credit: Ist)

Rolasnews.com – Universitas Negeri Malang (UM) hari ini kembali menggelar wisuda di Graha Cakrawala UM, Sabtu (28/5/2022). Berbeda dari wisuda sebelumnya, prosesi wisuda ke-111 ini dilaksanakan secara luring.

Rektor UM Prof. Dr. AH. Rofi’uddin, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan, Jumlah wisudawan yang terdaftar dalam wisuda ke-111 ini sebanyak 1.049 orang.

Read More

“Dengan demikian, hingga saat ini UM telah berhasil meluluskan sebanyak 142.161 orang,” sebutnya.

Dari jumlah lulusan wisuda ke-111 tersebut, empat orang berhasil lulus dengan prestasi terbaik bidang akademik tingkat universitas. Yaitu lulusan dengan IPK tertinggi dan lama studi tepat waktu pada suatu jenjang pendidikan.

Mereka adalah Seftianneni Dinitasari, A.Md, dari Program Studi D3 Ilmu Perpustakaan, Fakultas Sastra yang berhasil memperoleh IPK 3,88 dengan lama studi 6 semester. Berikutnya adalah Karina Awalia Bingesti, S.Pd, dari Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Jerman, Fakultas Sastra dengan IPK 3,91 dan lama studi 7 semester.

Selanjutnya, Herin Fikri Naufal Zhorifah, M.T, dari Program Studi S2 Teknik Mesin, Fakultas Teknik dengan IPK 3,65 dan lama studi 3 semester. Serta Dr. Agus Wibowo, dari Program Studi S3 Pendidikan Ekonomi, Fakultas Ekonomi dengan IPK 3,98 dan lama studi 5 semester.

Lebih lanjut Rektor berpesan, kepada para wisudawan agar segera bersiap untuk menapaki kemandirian dan menjejak kehidupan baru di luar kampus, baik pada ranah keluarga, profesi maupun masyarakat.

Terlebih, tantangan yang akan dihadapi tentunya sangat berbeda dibanding dengan tantangan generasi sebelumnya. Sebagai generasi digital asli yang hidup pada Era Revolusi Industri 4.0 di abad ke-21 ini, lulusan Perguruan Tinggi dituntut memiliki keterampilan literasi dan kompetensi yang memadai.

“Karena itu dalam hal literasi, kita tidak lagi cukup bergantung pada literasi lama yang mengandalkan baca, tulis dan matematika saja. Namun juga harus mengembangkan literasi baru, seperti literasi data, literasi teknologi, dan literasi manusia,” tuturnya.

Rektor UM
(Rektor UM, Prof. Dr. AH. Rofi’uddin, M.Pd. Credit: Ist)

“Singkatnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan pilar utama yang tidak dapat diabaikan. Dan menjadi suatu keniscayaan yang harus digarap oleh para wisudawan,” tandasnya.

Sementara itu, ketua panitia wisuda Nyoman Ruja mengatakan, berbeda dari wisuda sebelumnya, wisuda ke – 111 kali ini dilaksanakan secara luring sehingga seluruh wisudawan kembali dapat hadir secara fisik di Graha Cakrawala. Sekaligus menghadirkan orang tua atau wali untuk mendampingi wisudawan.

“Dengan ketentuan 1 wisudawan, hanya boleh didampingi 1 orang tua atau wali,” sebutnya

Meski sudah dilaksanakan secara luring, namun seluruh wisudawan dan pendamping harus tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penularan COVID-19.

“Misalnya dalam bentuk mewajibkan pemakaian masker dan pembatasan jumlah orang tua atau wali wisudawan yang hadir dalam gedung Graha Cakrawala,” pungkasnya. (ANC)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *