Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim Tinjau Lokasi Longsor di Desa Ngetos, Nganjuk

Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim Tinjau Lokasi Longsor di Desa Ngetos, Nganjuk
(Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya didampingi Bupati Nganjuk mendapat penjelasan saat meninjau lokasi bencana banjir dan longsor di Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Rabu (17/2). Photo Courtesy : Ist)
Rolasnews.com – Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, bersama dengan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta, didampingi Pejabat Utama Polda Jatim, Kodam V Brawijaya, Kapolres Nganjuk, Dandim 0810 Nganjuk dan Bupati Nganjuk, Rabu (17/2) sore, mengunjungi wilayah banjir dan tanah longsor di Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk.

Selain meninjau lokasi longsor, Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim, juga melakukan peninjauan di Posko Tanggap Darurat Tanah Longsor serta di lokasi pengungsian.

Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta menyebutkan, bahwa pihaknya telah mengerahkan 400 personil. Ratusan personel itu gabungan dari TNI, Polri, Tagana serta para relawan, untuk mencari korban bencana yang masih tertimbun tanah longsor.

Read More

“Untuk mencari korban yang belum ditemukan akibat bencana tanah longsor, kami bersinergi dengan TNI menerjunkan 400 personil gabungan TNI-Polri ditambah Unit K9 anjing pelacak serta dibantu dari beberapa Tim Relawan. Selain itu juga kami menurunkan tim psikolog untuk memulihkan trauma pasca bencana bagi anak-anak korban bencana,” kata Kapolda Jatim, usai meninjau lokasi longsor, Rabu (17/2) sore.

Bantuan sosial dari Pangdam V Brawijaya

-Bantuan sosial dari Kapolda Jatim
(Bantuan sosial bagi korban bencana tanah longsor di Desa Ngetos, Kabupaten Nganjuk. Photo Courtesy : Ist)

Tinjau Posko Kesehatan di Jombang, Kapolda Jatim Serahkan Bantuan Sosial ke Korban Banjir

Sampai saat ini korban tanah longsor yang belum ditemukan sebanyak 6 (enam) orang. Diharapkan korban yang belum ditemukan bisa segera dievakuasi. (DNA)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.