Kunjungi KTS Maspati, Pangdam V/Brawijaya dan Kapolda Jatim Beri Motivasi Warga Perangi COVID-19

Kunjungi KTS Maspati, Pangdam V/Brawijaya dan Kapolda Jatim Beri Motivasi Warga Perangi COVID-19
(Kapolda Jatim dan Pangdam V/Brawijaya meninjau Kampung Tangguh Semeru di Jalan Maspati, Bubutan, Surabaya. Photo Courtesy : Ist)
Rolasnews.com – Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto, bersama Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Dr. Nico Afinta, didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim, Rabu (3/2) sore, mengunjungi Kampung Tangguh Semeru (KTS) di Jalan Maspati, RW 05 Kelurahan Bubutan, Kecamatan Bubutan, Surabaya.

Kedatangan Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim disambut hangat oleh pengurus KTS Maspati.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta menyatakan, bahwa kebersamaan tiga pilar antara Babinsa, Babinkantibmas dan lurah serta masyarakat menjadi kunci dalam menghadapi pandemi COVID-19.

Read More

“Keberadaan tiga pilar ini sangat baik sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19, sehingga perlu adanya komunikasi dan koordinasi,” ucap Irjen Nico Afinta, Kapolda Jatim.

Selain itu adanya Program Pemerintah terkait dengan vaksinasi, diharapkan seluruh warga di Jawa Timur mendukung program tersebut.

Di Kampung Tanggung Semeru (KTS) di Maspati ini cukup baik, mulai dari penghijauan dengan hidroponik, rumah isolasi serta budidaya ikan lele.

Kapolda dan Pangdam tinjau budidaya lele milik warga
(Kapolda Jatim dan Pangdam V/Brawijaya meninjau budidaya lele di KTS Maspati. Photo Courtesy : Ist)

“Saya bersama Pangdam V Brawijaya, selalu keliling di KTS. Hal ini untuk memberi motivasi kepada warga untuk tetap memerangi COVID-19 bersama-sama,” ujar Kapolda.

Dijelaskan lebih jauh, untuk memutus penyebaran COVID-19, Polda Jatim bersama Pemerintah Provinsi dan Kodam V Brawijaya, telah mendorong pembentukan Kampung Tangguh Semeru sebagai sarana penanganan COVID-19.

“Pembentukan Kampung Tangguh Semeru ini sebagai sarana untuk memutus penyebaran COVID-19. Bersama dengan Forkopimda Jatim dan warga kita perangi COVID-19 secara bersama-sama,” jelasnya.

Launching Kampung Tangguh RW 16 Bunulrejo Diwarnai Tebar Benih Lele

Ditambahkan Kapolda Jatim, bahwa apapun kegiatan warga, pihaknya akan mendukung sepenuhnya. Selain itu, masyarakat diharapkan meningkatkan Protokol Kesehatan (Prokes).

Tidak sampai di situ, saat ini pemerintah juga menerapkan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat).

“Kami harapkan agar seluruh masyarakat dapat mendukung hal ini untuk menekan angka kasus COVID-19 di Jawa Timur,” tutup Kapolda. (TON/*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.