Rolasnews.com – Kepolisian Vietnam mengumumkan penangkapan 85 orang terkait dua jaringan judi bola daring berskala besar selama gelaran Piala Dunia FIFA 2026.
Menurut pernyataan resmi Kepolisian Ho Chi Minh City pada Selasa (7/7/2026), operasi tersebut berhasil membongkar dua sindikat judi yang menangani transaksi mencapai lebih dari 3.500 miliar VND atau sekitar 133-134 juta USD (setara Rp20 triliun).
Dari total 85 tersangka yang ditahan, 21 orang di antaranya didakwa sebagai pengelola judi, sementara 64 lainnya sebagai pelaku judi. Semua tersangka telah ditahan untuk proses penyidikan lebih lanjut.
Operasi ini melibatkan kerja sama antarprovinsi dan berlangsung setelah penyelidikan selama hampir satu bulan sejak awal Juni.
Baca Juga:
Polri Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan Tiket Nobar dan Judi Bola Jelang Piala Dunia 2026
Razia tersebut merupakan bagian dari upaya penegakan hukum secara nasional untuk memberantas judi ilegal yang marak selama turnamen sepak bola dunia.
Sebelumnya, hingga awal Juli, kepolisian Vietnam telah membongkar 73 kasus judi bola dan menangkap total 346 orang di seluruh negeri.
Penangkapan ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah Vietnam dalam menekan aktivitas judi daring yang meresahkan masyarakat. Terutama yang memanfaatkan momentum event olahraga internasional seperti Piala Dunia 2026.
Penyidikan masih berlanjut untuk mengungkap jaringan yang lebih luas.






