Rolasnews.com – Operator pengelola sampah Oleron+ menghentikan sementara layanan pengangkutan sampah di empat distrik (setingkat kabupaten) di wilayah Zabaykalsky Krai, Rusia, akibat krisis bahan bakar. Truk-truk pengangkut sampah kehabisan bahan bakar.
Keempat distrik yang terdampak adalah Chernyshevsky, Sretensky, Gazimuro-Zavodsky, dan Krasnokamensky. Perusahaan menyatakan layanan akan kembali normal “begitu situasi stabil”.
“Dengan tidak mengurangi komitmen, sampah dari tempat pembuangan sementara (TPS) yang sudah meluap akan tetap kami angkut. Kami mohon pengertian masyarakat atas situasi ini,” tulis Oleron+ dalam pernyataannya.
Krisis bahan bakar di Chita, ibu kota Zabaykalsky Krai, mulai terasa sejak Juni 2026.
Menurut portal berita lokal Chita.ru, pompa bensin di seluruh kota memberlakukan pembatasan pembelian dan sebagian mengubah jam operasional. Pada Kamis pagi 25 Juni 2026, warga melaporkan bensin hampir tidak tersedia di sebagian besar stasiun pengisian bahan bakar di wilayah yang berbatasan langsung dengan Mongolia dan China tersebut.
Pemerintah daerah juga memberlakukan pembatasan pembelian bahan bakar di tiga distrik lain, yaitu Zabaykalsky, Krasnokamensky, dan Nerchinsky, dengan alasan lonjakan permintaan yang berlebihan.
Krisis BBM nasional Rusia telah berlangsung beberapa pekan terakhir. Situasi ini dipicu oleh serangkaian serangan drone Ukraina terhadap kilang minyak Rusia, yang menyebabkan penurunan kapasitas produksi.
Hingga kini, lebih dari 20 wilayah di Rusia telah menerapkan berbagai bentuk pembatasan penjualan bensin. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kelangkaan yang semakin meluas.
Belum ada pernyataan resmi dari pemerintah pusat Rusia mengenai langkah konkret untuk mengatasi krisis ini di wilayah-wilayah terdampak. Sementara itu, warga di daerah yang terkena dampak diminta mengelola sampah rumah tangga secara mandiri untuk sementara waktu.






