Prajurit Brigif Para Raider 18/Divif 2 Kostrad Tetap Berlatih & Terapkan Program Ketahanan Pangan di Masa Pandemi

Prajurit Brigif Para Raider 18/Divif 2 Kostrad Tetap Berlatih & Terapkan Program Ketahanan Pangan di Masa Pandemi
(Komandan Brigif Para Raider 18/Divif 2 Kostrad, Kolonel Inf Ahmad Hadi Al Jufri, menunjukkan budikdamber kombinasi lele dan kangkung. Foto : Ist)
Rolasnews.com – Meksi dalam kondisi pandemi COVID-19, prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI), khususnya yang tergabung dalam Brigif Para Raider 18/Divif 2 Kostrad, dituntut untuk tetap berlatih guna mengasah kemampuan yang mereka miliki.

“Kita maksimalkan situasi pandemi ini untuk tetap berlatihan karena kemampuan para prajurit tidak boleh terhenti sehingga setiap saat harus dilatih namun tetap dengan  memberlakukan protokol kesehatan. Salah satunya dengan melakukan latihan rutin perorangan yang sifatnya tidak berkelompok,” jelas Komandan Brigif Para Raider 18/Divif 2 Kostrad, Kolonel Inf Ahmad Hadi Al Jufri, ketika bersilaturahmi bersama rekan-rekan media massa Se-Malang Raya di Mabrigif Para Raider 18/SEY, Sabtu (11/7).

Ia menambahkan, latihan yang rutin dilakukan seperti menembak, mountaineering, bela diri, dan latihan-latihan lainnya agar kemampuan fisik tetap terjaga.

Read More

“Jadi latihan tetap berjalan dan protokol kesehatan juga tetap dilaksanakan,” tegasnya.

Lebih lanjut itu disampaikan Al Jufri, untuk mengurangi resiko penularan COVID-19, pihaknya telah memperketat aturan keluar masuk pangkalan.

“Untuk keluar masuk pangkalan kita batasi termasuk pembantu rumah tangga yang berasal dari luar pangkalan kita stop. Kita juga tidak memberikan perijinan keluar kecuali dalam kondisi emergency (darurat, red),” ucapnya.

Salah Satu Latihan Rutin Prajurit Brigif Para Raider 18-Divif 2 Kostrad
(Latihan rutin prajurit Brigif Para Raider 18/Divif 2 Kostrad untuk tetap menjaga kemampuan yang mereka miliki. Foto : ANC/Rolasnews)

Kemudian, ketika ada prajurit yang habis melaksanakan dinas di luar kota, mereka harus dikarantina selama 14 hari di rumahnya masing-masing.

“Penyemprotan juga dilakukan oleh tiap-tiap satuan secara berkala. Kami juga sudah melakukan rapid tes dan alhamdulillah tidak ada prajurit yang reaktif,” akunya.

Sementara itu, guna menjamin ketahanan pangan di masa pandemi, Prajurit Brigif Para Raider 18/Divif 2 Kostrad juga dibekali keterampilan untuk bercocok tanam, beternak dan menerapkan teknik Budidaya Ikan Dalam Ember (Budikdamber).

Saat ini kurang lebih 1,5 hektar lahan yang ada di Brigif Para Raider 18/Divif 2 Kostrad telah dijadikan sebagai lokasi untuk menanam bermacam jenis sayuran.

“Ada tomat, cabai, sawi, selada maupun jagung. Kemudian ada juga perikanan air tawar dan peternakan sapi, kambing dan peternakan ayam pedaging,” jelasnya.

Terkait teknik budikdamber, setiap prajurit diwajibkan minimal mempunyai dua ember budikdamber.

“Pada teknik budikdamber, ikan yang biasa digunakan berupa ikan lele atau ikan nila untuk selanjutnya dikombinasi dengan sayur mayur seperti sawi, selada, maupun kangkung di bagian atas kolamnya,” terangnya.

Launching Kampung Tangguh RW 16 Bunulrejo Diwarnai Tebar Benih Lele

Disamping untuk ketahanan pangan, program ini juga merupakan sarana edukasi bagi seluruh prajurit. Sehingga mereka sudah memiliki keterampilan bercocok tanam dan perikanan yang nantinya bisa diterapkan ketika berada di tengah-tengah masyarakat.

“Panglima divisi 2 Kostrad telah menekankan kepada Brigif Para Raider 18/Divif 2 Kostrad untuk turut serta dalam mensukseskan program ketahanan pangan yang tengah digalakkan pemerintah. Dan kami dengan senang hati mendukung program ketahanan pangan tersebut,” ujarnya.

Komandan Brigif 18 Divif2/Kostrad Panen Sayur
(Komandan Brigif Para Raider 18/Divif 2 Kostrad, Kolonel Inf Ahmad Hadi Al Jufri, menunjukkan hasil panenan sayur yang ditanam para prajurit. Foto : ANC/Rolasnews)

Sementara itu Pasiintel Brigif Para Raider 18, Kapten Inf Reza Satria, berharap kegiatan silaturahmi yang dirangkai dengan peninjauan kegiatan ketahan pangan dan mountaineering tersebut bisa lebih mempererat hubungan Keluarga Besar Brigif Para Raider 18/SEY khususnya dengan rekan-rekan media Se-Malang Raya.

“Peranan media massa sangatlah besar di dalam kesehariaan kita, dimana saat ini informasi begitu sangat dibutuhkan oleh masyarakat dalam aktifitas keseharianya. Dengan kegiatan ini diharapkan hubungan emosional antara Brigif Para Raider 18 dengan rekan-rekan media Se-Malang Raya akan semakin baik,” pungkasnya. (ANC)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *