Inovasi ‘Pasar Online’ Antarkan Vila Bukit Tidar Juara 2 Kampung Tangguh Semeru Kota Malang

  • Whatsapp
Inovasi 'Pasar Online' Antarkan Vila Bukit Tidar Juara 2 Kampung Tangguh Semeru Kota Malang
(Ketua RW 11 Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Yudi Purwanto, dengan pialam dan piagam juara 2 Kampung Tangguh Semeru tingkat Kota Malang. Foto : ANC/Rolasnews)
Rolasnews.com – Berkat berbagai inovasi yang dihadirkan, khususnya inovasi ‘Pasar Online’, Vila Bukit Tidar (VBT) RW 11 Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru berhasil menyabet juara dua sebagai Kampung Tangguh Semeru tingkat Kota Malang.

Hadiah berupa piala, piagam beserta APD dan alat kesehatan diserahkan secara langsung oleh Kapolresta Malang kota, Kombespol Leonardus Simarmata bersama Dandim 0833 kota Malang Letkol Inf Tommy Anderson kepada para pemenang.

Ketua RW 11 Merjosari, Yudi Purwanto, yang menerima secara langsung hadiah tersebut mengaku sangat senang dan terharu karena berkat kerjasama tim satgas COVID-19 RW 11 VBT yang sangat luarbiasa, berhasil membawa mereka menjadi juara dua Kampung Tangguh Semeru kota Malang.

Read More

“Tim satgas COVID-19 bisa melahirkan ide-ide kreatif yang sangat luar biasa untuk membantu membangkitkan kembali kondisi perekonomian warga yang terdampak pandemi COVID-19,” ujarnya usai menerima penghargaan di Polresta Malang, Senin (6/7).

Menurutnya keberadaan kampung tangguh VBT ini bukan hanya untuk lomba saja karena sebelum ada lomba pun, VBT sudah eksis.

“Kami berharap satgas COVID-19 VBT bisa terus berinoavasi menghasilkan ide-ide krearif untuk membantu warga,” tuturnya.

Ketua RW 11 VBT Menerima Hadiah Kampung Tangguh dari Dandim
(Yudi Purwanto saat menerima hadiah dari Dandim Kota Malang. Foto : ANC/Rolasnews)

Sementara itu, dihubungi terpisah, Ketua satgas COVID-19 VBT, Akhmad Muwafik Saleh, S.sos, M.Si menyampaikan, Kampung Tangguh VBT hingga saat ini telah memiliki 3 generasi kegiatan yang belum tentu dimiliki oleh kampung tangguh lainnya.

“Kegiatan pertama kita buat jaring pengaman sosial dengan membagikan sembako kepada warga terdampak yang secara rutin diberikan setiap minggu selama 4 bulan,” terangnya.

Kemudian generasi keduanya satgas COVID-19 VBT membuat inovasi pasar online untuk membangkitkan ekonomi warga.

“Alhamdulillah dari hasil evaluasi sangat luar biasa ada perubahan yang signifikan. Artinya warga yang awalnya terdampak, sekarang sudah mulai bangkit,” tuturnya.

Sobo Genting VBT, Konsep Smart Kampung Berbasis Pemberdayaan Masyarakat

Generasi ketiga kemudian dibuat yang namanya Sobo Genting VBT yaitu mengajak orang agar datang ke VBT untuk belajar bersama. Tujuannya adalah membangkitkan semua potensi warga dan semua potensi yang dimiliki oleh wilayah yang ada di VBT supaya mendatangkan kemakmuran yang sebesar-besarnya bagi warga VBT.

“Kemudian generasi selanjutnya adalah kami akan membuat yang namanya kampung zakat. Disini nantinya warga akan secara sukareka mengeluarkan hasil usahanya dalam bentuk zakat, infak dan sedekah yang akan diputarkan bagi kemakmuran masyarakat,” bebernya.

“Kalau sudah begitu, maka warga akan menjadi tangguh karena yang dari awalnya tangan mereka kebanyakan menengadah meminta bantuan, tapi sekarang tangan mereka harus berada diatas untuk memberikan bantuan,” pungkasnya. (ANC)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *