Pemkab Jember Persiapkan Buka Destinasi Wisata Tangguh

  • Whatsapp
Pemkab Jember Persiapkan Buka Destinasi Wisata Tangguh
(Bupati Jember, dr. Faida, MMR. Foto : Ist)
Rolasnews.com – Pemerintah Kabupaten Jember (Pemkab Jember) bersama pelaku usaha wisata tengah bersiap-siap untuk membuka destinasi wisata tangguh.

Kesiapan itu tersampaikan dalam konferensi video Bupati Jember, dr. Faida, MMR., bersama pelaku usaha wisata di Kabupaten Jember, di Pendapa Wahyawibawagraha, Jum’at malam, (3/7).

“Tetapi, jangan sampai pembukaan wisata tangguh kita ini menjadi bencana bagi kita sendiri dan masyarakat,” pesannya dalam rilis resmi.

Read More

Bagi bupati, dunia pariwisata di Kabupaten Jember dikelola oleh orang-orang yang mempunyai kesadaran tinggi. Hanya tinggal berkolaborasi untuk menjaga keselamatan bersama.

Pada kesempatan itu, bupati memaparkan peta persebaran COVID-19 di Kabupaten Jember. Persebaran ini perlu terus diamati oleh pelaku usaha pariwisata.

Untuk mengantisipasi risiko muncul kasus COVID-19, bupati meminta agar membatasi pengunjung dari luar kota. Terlebih pengunjung dari zona merah.

Pembatasan dilakukan secara bertahap, hingga situasi benar-benar aman untuk seluruh pengunjung.

Untuk hotel dan penginapan, bupati menekankan agar terus menerapkan transisi protokol kesehatan hotel dan penginapan.

Salah satunya jangan pernah biarkan orang yang keluar–masuk hotel tanpa cuci tangan.

“Cek suhu tubuh, karena itu terlalu besar risikonya,” katanya.

Dibuka Kembali, Jatim Park 2 Ditetapkan Sebagai Wisata Tangguh Semeru

Terkait dengan kebutuhan alat pelindung diri (APD) maupun rapid test, bupati menyatakan Pemerintah Kabupaten Jember siap membantu.

“Ajukan ke gugus tugas COVID-19. Begitu destinasi wisata tangguh dimulai, pastikan karyawan atau pengelola dan pengunjung terlindungi, serta lengkapi protokol kesehatan di tempat wisata. Perketat pengawasan penggunaan masker, cuci tangan, dan lain-lainnya,” pesan bupati.

Related posts

Link Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *