Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo di MPR/DPR Usung Semangat “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”

Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo di MPR/DPR Usung Semangat “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”
Presiden RI Prabowo Subianto. (Setpres)

Rolasnews.com – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menyampaikan Pidato Kenegaraan di hadapan Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama MPR, DPR, serta DPD RI pada Jumat, 14 Agustus 2026. Agenda ini menjadi bagian penting rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pidato tersebut akan digelar di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dimulai sekitar pukul 09.34 WIB. Selain menyampaikan laporan kinerja lembaga-lembaga negara, Presiden Prabowo juga akan menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka HUT ke-81 RI.

Read More

Pada sesi sore hari yang sama, Kepala Negara dijadwalkan kembali berpidato untuk menyampaikan Rancangan Undang-Undang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan di Sidang Paripurna DPR RI.

Peringatan HUT ke-81 RI tahun ini secara resmi mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.

Tema tersebut menjadi benang merah yang mewarnai seluruh rangkaian kegiatan bulan kemerdekaan, termasuk pidato kenegaraan Presiden. Pesan yang diangkat menekankan semangat melanjutkan perjuangan para pendahulu untuk mewujudkan Indonesia yang mandiri, berkeadilan, dan menyejahterakan seluruh rakyat.

Berbagai kementerian dan lembaga negara turut menggaungkan pesan serupa dalam publikasi resmi mereka. Mereka mengajak masyarakat menyaksikan pidato Presiden sebagai arah perjuangan bangsa menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Presiden Prabowo sendiri dalam beberapa kesempatan terakhir menekankan bahwa Indonesia kini telah menjadi negara yang lebih matang, kaya sumber daya, serta harus mampu berdiri di atas kaki sendiri tanpa didikte bangsa lain.

Rangkaian sidang diawali dengan pidato pengantar Ketua MPR Ahmad Muzani dan Ketua DPD Sultan Najamudin. Kemudian dilanjutkan penayangan video capaian pemerintah, sebelum Presiden menyampaikan pidato selama sekitar satu jam.

Acara dapat disaksikan melalui saluran televisi nasional dan kanal resmi pemerintah.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *