Rolasnews.com – Ribuan warga di berbagai wilayah Pulau Jawa kembali mengalami pemadaman listrik bergilir dalam beberapa hari terakhir. PT PLN (Persero) menyatakan langkah ini diambil untuk menjaga kestabilan sistem kelistrikan setelah terjadi gangguan pada pembangkit listrik.
Menurut penjelasan resmi PLN, pemadaman bergilir atau manajemen beban ini terjadi karena kendala teknis operasional pada beberapa pembangkit yang bertepatan dengan gangguan dua unit pembangkit besar. Akibatnya, pasokan listrik di sistem interkoneksi Jawa menurun secara signifikan.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. “Kami memahami kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat dengan adanya peristiwa ini,” ujarnya. PLN sedang mempercepat perbaikan dan mengoptimalkan pembangkit cadangan agar pasokan segera pulih.
Sebagai informasi, pemadaman bergilir adalah pemadaman listrik secara bergantian di wilayah-wilayah tertentu dengan durasi terbatas, biasanya 2 hingga 4 jam. Tujuannya mencegah kerusakan lebih parah pada sistem kelistrikan secara keseluruhan, seperti blackout total yang tak terkendali.
Wilayah yang terdampak meliputi sebagian Jawa Barat (seperti Bogor, Bekasi, Tangerang), Jawa Tengah (Semarang, Solo, dan sekitarnya), serta Jawa Timur (Surabaya, Sidoarjo, Gresik). Gangguan ini sempat mengganggu aktivitas sehari-hari, mulai dari lalu lintas hingga layanan publik.
Faktor Teknis dan Menipisnya Stok Batubara
PLN menegaskan penyebab utamanya adalah kendala teknis operasional yang terjadi bersamaan pada pembangkit-pembangkit listrik, termasuk dua unit besar (salah satunya milik mitra swasta atau IPP) yang harus dihentikan sementara. Hal ini langsung menurunkan cadangan daya di Jawa yang padat penduduknya.
Selain itu, ada pembicaraan mengenai pasokan batu bara berkualitas sedang yang sempat menipis, serta pengaruh cuaca panas akibat El Niño yang meningkatkan permintaan listrik sekaligus menekan produksi pembangkit air (PLTA). Namun, PLN lebih menekankan faktor teknis sebagai pemicu langsung.
Banyak warga mengeluhkan aktivitas yang terganggu, seperti pekerjaan kantor, belajar daring, hingga operasional rumah sakit dan bisnis kecil. Di media sosial, netizen kerap melontarkan kritik dan meme tentang “listrik menyala bergilir”.
PLN mengimbau masyarakat menggunakan aplikasi PLN Mobile untuk memantau jadwal pemadaman, melaporkan gangguan, atau mendapatkan informasi terkini. Perusahaan berjanji pemadaman ini bersifat sementara dan durasinya akan ditekan seminimal mungkin.






