Polda Jatim Kerahkan 30 Personel SAR Ditpolairud Evakuasi Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II, 5 Orang Dinyatakan Meninggal

Polda Jatim Kerahkan 30 Personel SAR Ditpolairud Evakuasi Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II, 5 Orang Dinyatakan Meninggal

Rolasnews.com – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) bergerak cepat menangani musibah kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa II di perairan utara Sumenep, Madura. Polda menerjunkan 30 personel SAR Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) serta menyiagakan Alat Material Khusus (Almatsus) untuk mengevakuasi para korban.

Kebakaran terjadi Minggu (2/8/2026) pagi sekitar pukul 06.00–07.00 WIB saat kapal rute Surabaya–Makassar berada di perairan utara Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep.

Read More

Kapal milik PT Atosim Lampung Pelayaran mengangkut total sekitar 271 orang berdasarkan manifes (232 penumpang, 26 ABK, dan 13 ABK tambahan).

Berdasarkan data Kantor SAR Surabaya pada Minggu malam hingga Senin dini hari, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 231–236 orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 231 orang dalam kondisi selamat, sementara 5 orang dinyatakan meninggal dunia.

Evakuasi para penumpang KMP Mutiara Sentosa II. (Ist)

Sejumlah korban telah tiba di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan Pelabuhan Kalianget Sumenep. Proses pencarian terhadap sisa penumpang dan awak kapal yang belum ditemukan masih berlanjut.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Jules Abraham Abast mengatakan, Polda Jatim langsung menginstruksikan tim SAR Ditpolairud menuju koordinat kejadian sesaat setelah menerima laporan darurat. Personel yang diterjunkan merupakan anggota terlatih dalam penyelamatan di air.

Selain itu, Polda Jatim mengerahkan armada kapal patroli cepat serta peralatan penyelamatan dan penyelaman guna mempercepat proses penyisiran.

“Langkah taktis ini diambil guna memastikan seluruh penumpang dan kru kapal dapat diselamatkan dengan cepat dan aman dari lokasi kejadian,” ujar Kombes Abast, Senin (3/8/2026).

Untuk mendukung efektivitas operasi di lapangan, Polda Jatim membawa Almatsus penanggulangan kecelakaan air. Peralatan tersebut meliputi perahu karet bermesin untuk menjangkau titik evakuasi sempit, kantong mayat dan perlengkapan medis darurat untuk penanganan pertama korban, alat penerangan bawah air serta deteksi sonar untuk pencarian di kondisi visibilitas rendah, dan peralatan selam lengkap bagi personel yang melakukan penyisiran di sekitar lambung kapal.

Kabid Humas Polda Jatim menjelaskan, prioritas utama penugasan 30 personel SAR Ditpolairud adalah menyisir area sekitar KMP Mutiara Sentosa II, menyelamatkan penumpang yang masih bertahan, serta mengevakuasi korban ke posko kesehatan terdekat.

Polda Jatim terus berkoordinasi intensif dengan Basarnas, TNI AL, dan otoritas pelabuhan demi kelancaran operasi kemanusiaan ini.

“Saat ini kami fokus pada evakuasi korban. Kami mengimbau keluarga korban untuk tetap tenang dan memantau perkembangan informasi melalui posko resmi yang telah disediakan di pelabuhan terdekat,” pungkas Kombes Abast.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *