Jeff Bezos Sukses Meluncur ke Luar Angkasa

  • Whatsapp
Jeff Bezos Sukses Meluncur Ke luar Angkasa
(Jeff Bezos dan orang-orang yang menemaninya meluncur ke luar angkasa, termasuk adiknya Mark Bezos (kanan), astronot termuda Oliver Daemon, 18 tahun (kiri), dan astronot tertua Wally Funk, 82 tahun (kedua dari kiri). Credit: ABC News)
Rolasnews.com – Jeff Bezos sukses meluncur ke luar angkasa! Pada Selasa (20/7) pesawat ruang angkasa Blue Origin New Shepard meluncurkan kapsul ruang angkasa RSS First Step.

Melansir Forbes, penerbangan Jeff Bezos ini meniru jenis penerbangan yang dilakukan oleh astronot Amerika Alan Sheperd 60 tahun yang lalu. Tak sendiri, orang terkaya sejagad ini terbang bersama kru sipil yaitu adiknya Mark Bezos, Oliver Daemon, dan seorang perintis penerbangan berusia 82 tahun Wally Funk.

Bezos akan jadi orang pertama yang terbang ke luar angkasa tanpa pilot.

Read More

“Saya ingin melakukan penerbangan ini karena itu adalah hal yang ingin saya lakukan sepanjang hidup saya,” kata Bezos dalam siaran video sebelum peluncuran.

Penerbangan diluncurkan  dari lokasi uji peluncuran perusahaan yang terletak di dekat Van Horn, Texas. Beberapa menit setelah peluncuran, kapsul berhasil dipisahkan dari roket pendorong mengirim kru selama 10 menit ke luar angkasa dengan ketinggian lebih dari 100 kilometer di atas permukaan bumi sedikit lebih tinggi dari penerbangan Richard  Branson.

Blue Origin di angkasa
(Blue Origin mengangkasa. Credit: AP Photo)

Saat berada di luar angkasa, awak kapsul dapat melepaskan sabuk pengaman dan menikmati periode tanpa bobot. Setelah beberapa lama, kru kemudian kembali ke kursi mereka dan mengencangkan sabuk pengaman saat kapsul mulai turun. Kapsul mendarat dengan selamat pada pukul 8: 24 pagi.

Selama penerbangan, kontrol misi Blue Origin menanyakan status masing-masing astronot saat mereka memasang sabuk pengaman. Jawaban Jeff Bezos cukup sederhana.

”Bahagia, bahagia, bahagia!!” ungkapnya sambil berteriak kegirangan.

Baca Juga :

Richard Branson Sukses “Berwisata” ke Luar Angkasa

Sejak didirikan pada tahun 2000, Bezos telah mendanai sendiri Blue Origin. Berbeda dengan rekan miliardernya Richard Branson atau Elon Musk, pendiri Amazon itu sama sekalu tidak mengambil dana ventura atau investasi lainnya. Ia bahkan diketahui mengucurkan sekitar US$ 7,5 miliar uang pribadinya ke perusahaan.

Pengembangan ruang angkasa Blue Origin berjalan lambat dan stabil sesuai dengan maskotnya kura-kura dan moto perusahaan “Gradatim Ferociter,” yang berarti “langkah demi langkah dengan ganas”.

Blue Origin menerbangkan kendaraan uji pertamanya pada tahun 2005 dan roket pertama pada tahun 2006. Baru pada tahun 2012 ia menerbangkan uji pertama sistem penerbangan luar angkasa suborbital New Shepard.

Skema mengangkasa New Shepard
(Skema peluncuran dan pendaratan New Shepard. Credit: Youtube/CNET)

Tiga tahun kemudian perusahaan melakukan tes penuh pertama dari sistem New Shepard. Roket berhasil diluncurkan, dan kapsul terlepas dan mendarat dengan selamat, tetapi roket pendorong jatuh dan hancur. Pada November 2015 uji terbang kedua New Shepard berhasil diluncurkan dan pendorongnya mendarat dengan selamat.

Secara keseluruhan sistem New Shepard telah melakukan 15 kali uji coba sebelum peluncuran berawak, dan roket serta kapsul yang diluncurkan Selasa ini telah melakukan dua kali penerbangan sukses sebelumnya.

Sebelumnya, saat diwawancara CNN, Jeff Bezos sempat menuai banyak kritikan terkait proyek wisata luar angkasanya tersebut karena dinilai tidak peka dengan tumpukan masalah di bumi.

Baca Juga :

Pro Kontra Wisata Luar Angkasa Para Miliarder di Tengah Tumpukan Masalah di Bumi

Namun dengan bijak Bezos menanggapinya.

“Sebagian besar dari mereka benar, tapi kita harus melakukan keduanya. Kita memang punya banyak masalah di sini dan saat ini di Bumi. Tetapi kita tetap perlu melihat ke masa depan,” kata Bezos.

Jeff Besoz jelaskan tentang misi luar angkasa
(Menurut Jeff Bezos, penerbangan ke luar angkasa juga akan menjawab tumpukan masalah di bumi di masa mendatang. Credit: Youtube/CNET)

Miliarder berusia 57 tahun ini juga mengungkapkan bahwa  wisata luar angkasa ini seperti pesawat komersil yang bertujuan agar manusia makin mahir melaksanakan operasional luar angkasa.

Jeff Bezos berharap hal ini bisa menjadi jalan ke luar angkasa bagi generasi berikutnya, sehingga banyak hal luar biasa dilakukan di antariksa sekaligus menyelesaikan berbagai permasalahan di Planet Bumi. (AZP)

Related posts

Link Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *