Teknologi dan Inovasi Sektor Keuangan Wujudkan Ekonomi Hijau

  • Whatsapp
Teknologi dan Inovasi Sektor Keuangan Wujudkan Ekonomi Hijau
(Inovasi di sektor keuangan juga berperan besar menciptakan green economy. Image Courtesy : Shutterstock)
Rolasnews.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa perubahan teknologi dalam kewirausahaan dan inovasi sektor keuangan adalah kunci mengubah jalur pembangunan menjadi ekonomi hijau atau green economy.

Bertepatan dengan Presidensi G20 Indonesia tahun 2022, Pemerintah berencana meluncurkan pusat keunggulan dalam teknologi atau Center of Future Knowledge. Pusat teknologi ini merupakan platform untuk melihat dan mentransfer teknologi dengan kolaborasi global.

“Pusat Pengetahuan Masa Depan yang hijau dan berpihak pada energi terbarukan ini akan mendukung terciptanya nilai untuk dunia bisnis yang lebih baik. Pusat teknologi ini akan fokus pada peran alih teknologi, riset dan pengembangan melalui investasi swasta dengan akademisi dan penelitian global terkemuka dalam mewujudkan masa depan yang berkelanjutan di Indonesia,” tutur Menko Airlangga dalam keterangan resmi.

Read More

Selaras dengan peluncuran Tri Hita Karana Roadmap tentang Blended Finance yang telah dikembangkan oleh komunitas global dengan panduan dari Organization for Economic Co-operation and Development, Pemerintah akan mendirikan Global Blended Finance Institute secara multilateral di Bali.

Baca Juga :

Inilah 5 Prioritas Riset Nasional untuk Energi Baru Terbarukan

Global Blended Finance Institute akan berperan dalam menarik dana untuk mengembangkan dekarbonisasi berkualitas tinggi serta untuk mengurangi dana dan investor swasta dengan pengembangan kapasitas pada persiapan proyek dan prinsip-prinsip campuran pada proyek yang baik.

Menko Airlangga Hartarto
(Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan Indonesia mendukung energi terbarukan dan telah mereformasi iklim investasi yang ramah lingkungan. Photo Courtesy : Kemenko Perekonomian)

Menko Airlangga juga mengatakan bahwa Indonesia mengapresiasi inisiatif Natural Capital Carbon Communities Superpower dalam Tri Hita Karana Climate Forum, Rabu (23/6).

Ini karena Indonesia mendukung energi terbarukan dan berkomitmen dengan Kontribusi Nasional Indonesia, sehingga mengutamakan pembangunan karbon rendah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM).

Selain itu, Indonesia juga telah mereformasi iklim investasi yang juga mengatur pembangunan yang memperhatikan lingkungan. (TON/*)

Related posts

Link Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *