BPOM Resmikan Industri Produk Probiotik PT Agro Mitra Alimentare

BPOM Resmikan Industri Produk Probiotik PT Agro Mitra Alimentare
(Produk suplemen probiotik PT Agro Mitra Alimentare. Foto : Ist)
Rolasnews.com – Hari ini, Kamis (5/11), Badan Pengawas Obat-obatan dan Makanan (BPOM), meresmikan industri suplemen kesehatan PT Agro Mitra Alimentare di Pakis, Kabupaten Malang. Dalam peresmian yang dihadiri langsung oleh Kepala BPOM tersebut, disampaikan bahwa  tren pengembangan produk secara global saat ini mengarah pada suplemen kesehatan, yang selain memberikan nutrisi dan energi, juga bermanfaat untuk mencegah penyakit.

Pencernaan adalah pusat dari daya tahan tubuh manusia. Salah satu produk suplemen kesehatan untuk memelihara kesehatan pencernaan yang penggunaannya terus meningkat adalah probiotik. Probiotik berupa mikroorganisme hidup yang jika dikonsumsi dalam jumlah yang memadai dapat memberikan manfaat kesehatan bagi konsumen.

“Globalisasi dan ilmu pengetahuan yang berkembang pesat dan menuntut inovasi untuk berdaya saing. Terutama untuk para milenial dengan pola pikir kreatif, membuat industri di bidang obat dan makanan terus berinovasi namun tetap memenuhi ketentuan dan persyaratan kesehatan,” kata Kepala BPOM, Dr. Ir. Penny K. Lukito, saat melakukan kunjungan kerja sekaligus meresmikan industri suplemen kesehatan PT Agro Mitra Alimentare di Pakisjajar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Read More

“Untuk itu Badan POM sebagai regulator juga mengantisipasi dengan regulasi yang responsif,” imbuh Penny.

Ia mengapresiasi PT Agro Mitra Alimentare yang saat ini telah memiliki Nomor Izin Edar (NIE) produk suplemen kesehatan probitik.

“Kami berharap pencapaian PT Agro Mitra Alimentare menjadi inspirasi bagi pelaku usaha suplemen kesehatan lain dalam mengembangkan produksi lokal dan mendukung pengembangan produk suplemen kesehatan nasional,” jelasnya.

Penny juga menyatakan dukungan Badan POM dalam pengembangan industri obat dan makanan, termasuk industri probiotik dalam negeri.

“Salah satunya dengan menyempurnakan Pedoman Penilaian Produk Suplemen Kesehatan yang mengandung Probiotik sebagai acuan bagi pelaku usaha untuk melakukan inovasi dan mengembangkan produk,” lanjutnya.

Resep Pangan Aman dari BPOM Selama Pandemi COVID-19

Hal ini sejalan dengan Nawa Cita Presiden RI ke-6 yaitu meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional sehingga bangsa Indonesia bisa maju dan bangkit bersama bangsa-bangsa Asia lainnya.

Dalam mendukung cita-cita tersebut, BPOM terus mendampingi pelaku usaha obat dan makanan dalam melakukan hilirisasi inovasi produknya, mulai dari penyederhanaan, percepatan penerbitan Sertifikasi Cara Pembuatan yang Baik, penerbitan Izin Edar hingga penerbitan Cara Distribusi yang Baik.

Hal ini dilakukan untuk meningkatkan daya saing produk lokal agar dapat diterima di pasar global. Termasuk produk dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sekaligus diharapkan dapat memberikan kontribusi untuk menciptakan lapangan kerja yang akhirnya meningkatkan kemampuan ekonomi nasional.

Selain itu mendorong dan mengawal penelitian obat dan makanan berorientasi produk dalam negeri di perguruan tinggi atau lembaga penelitian, secara khusus, BPOM juga membuka jalur hijau perizinan untuk produsen yang aktif melakukan ekspor. (TON/*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.