IKEA Perluas Pasar Second-Hand ke Inggris, Harga Rata-rata 60% Lebih Murah

IKEA Perluas Pasar Second-Hand ke Inggris, Harga Rata-rata 60% Lebih Murah
IKEA kini membuka pasar second-hand furnitur di Inggris. (IKEA)

Rolasnews.com – Raksasa furnitur asal Swedia, IKEA, resmi memperkenalkan pasar second-hand di Inggris dan Irlandia pada Rabu, 7 Oktober 2026. Hal ini memungkinkan anggota IKEA Family untuk membeli dan menjual produk IKEA bekas secara langsung sebagai alternatif baru di tengah booming pasar barang-barang kesayangan.

Layanan yang sudah diuji coba sejak 2024 di Madrid dan Oslo ini kini hadir di delapan pasar Eropa, termasuk Swedia, Spanyol, Norwegia, Belgia, Portugal, dan Polandia. Jerman dijadwalkan menyusul pada 14 Oktober.

Di Inggris, marketplace ini melengkapi layanan Buyback & Resell yang sudah ada sejak 2021, di mana pelanggan bisa menjual kembali furnitur ke IKEA untuk mendapat kredit toko.

Cara kerjanya cukup sederhana. Penjual yang merupakan anggota IKEA Family (program loyalitas gratis) cukup memindai produk IKEA yang ingin dijual. Sistem secara otomatis menyediakan foto profesional, deskripsi produk, ukuran akurat, saran harga, instruksi perakitan, dan informasi perawatan. Hampir semua produk furnitur rumah IKEA,baik yang masih diproduksi maupun yang sudah dihentikan, bisa di-listing. Kecuali matras, peralatan listrik, makanan, produk yang dimodifikasi, atau yang sudah ditarik dari peredaran.

Lebih Murah dan Mudah

Pembeli bisa mendapatkan barang dengan harga rata-rata 60 persen lebih murah dibanding harga baru. Penjual bisa memilih menerima pembayaran tunai atau kartu digital IKEA dengan bonus 15 persen.

Saat peluncuran, layanan ini gratis tanpa komisi. Namun, mulai 1 Januari 2027, pembeli akan dikenakan biaya perlindungan pembeli sekitar 5 persen.

Pengiriman dan pengambilan barang diatur langsung antar pembeli dan penjual. Meski begitu, saat ini IKEA sedang menjajaki kemitraan dengan perusahaan jasa pengiriman di masa depan.

Menurut data IKEA, 87 persen orang dewasa di Inggris kini berbelanja barang second-hand. Pasar produk rumah tangga bekas di Inggris diperkirakan bernilai lebih dari £4,5 miliar (Rp 106,3 triliun) dan tumbuh sekitar 6,5 persen per tahun.

Produk IKEA sendiri menyumbang sekitar 9 persen dari penjualan furnitur di marketplace second-hand setempat. Di enam pasar awal, platform ini sudah mencatat 15 juta kunjungan dan hampir 96.000 listing hingga Agustus 2026. 25,5 persen di antaranya merupakan pengguna merupakan anggota IKEA Family baru atau yang diaktifkan kembali.

“Cara orang menghias rumah sudah berubah. Baik saat pindah, merenovasi, atau mencari potongan tertentu, semakin banyak pelanggan mempertimbangkan furnitur bekas selain yang baru, dan secara aktif mencari barang yang membuat rumah terasa lebih personal,” kata Greg Lucas, manajer keberlanjutan IKEA di Inggris dan Irlandia.

Langkah IKEA ini menempatkannya berhadapan langsung dengan platform seperti eBay, Vinted, dan Facebook Marketplace, sekaligus mendukung tujuan sirkular ekonomi perusahaan dengan memperpanjang umur produk dan mengurangi limbah.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *