Dini Herawati Ingin Angkat Potensi UMKM Milik Alumni

Dini Herawati Ingin Angkat Potensi UMKM Milik Alumni
(Dini Herawati berbincang santai dengan sejumlah alumni SMPN 12 Surabaya di Warung Pecel Bu Pri, Minggu (13/2/2022). Credit: Dok Rolas 88)

Rolasnews.com – Salah satu kandidat Ketua Umum Ikatan Alumni SMPN 12 Surabaya (IKA Rholaz), Dini Herawati, mengungkapkan keinginannya untuk mengangkat potensi UMKM yang dimiliki para alumni.

Keinginan untuk membantu unit-unit usaha para alumni itu disampaikan Dini saat ngobrol santai di Warung Pecel Bu Pri, Ahad (13/2/2022). Menurutnya, dari ribuan alumni SMPN 12 Surabaya, tak sedikit yang menggeluti usaha berskala rumahan dengan manajemen ala kadarnya.

Read More
Link Banner

“Teman-teman yang memiliki usaha-usaha berskala kecil ini biasanya sering berjuang sendirian. Baik itu urusan permodalan maupun jaringan. Ada yang memang kemudian usahanya sukses berkembang menjadi lebih besar. Tetapi juga lebih banyak lagi yang berkutat pada kondisi yang begitu-begitu saja. Usaha yang ditekuni hanya cukup untuk menopang kehidupan sehari-hari,” ujar Dini.

Hal ini membuat pelaku UMKM, tak terkecuali para alumni, sulit untuk berekspansi dalam skala yang lebih luas.

Berangkat dari pemikiran tersebut, alumni Rholaz lulusan 1993 ini menitikberatkan pengembangan UMKM para alumni sebagai salah satu program kerja andalan dalam pencalonannya menjadi Ketua Umum IKA Rholaz periode 2021-2024.

Program tersebut meliputi upaya membangun jaringan bisnis serta menghimpun dan menyalurkan permodalan bagi para Rholazer yang bergerak di usaha kecil dan menengah.

“Sebelumnya sudah ada hibah dana UMKM melalui Program PEDAL (Peduli Alumni). Program ini merupakan inisiatif pengurus IKA Rholaz untuk mencarikan data alumni-alumni yang bisa menerima bantuan,“ kata Dini. Bantuan itu berasal dari pihak eksternal, bukan dari uang kas. Pengurus hanya menjembatani pencairan dana CSR (Corporate Social Responsibility, red) dari instansi atau lembaga yang mensupport program ini,” kata Dini.

Ia menambahkan, Program PEDAL terutama ditujukan kepada para alumni yang usahanya terdampak pandemi di tahun 2020. Sementara pencairannya dilakukan pada Januari 2021.

“Ada 30 rekan kita yang menerima bantuan melalui Program PEDAL saat itu,” jelasnya.

Untuk kedepannya, program ini akan diperluas sehingga bisa menjangkau lebih banyak lagi alumni yang memiliki UMKM.

Miroso
(Usaha kuliner yang dikelola alumni Rholaz juga termasuk yang akan mendapatkan dana hibah bantuan UMKM yang digagas Dini Herawati. Credit: Ist)

Sebagai Manajer Area Bank BJB Surabaya sekaligus Pengurus IKAUBAYA Bidang Cipta Usaha dan Galang Dana, Dini menuturkan ada alokasi dana yang diperuntukkan untuk membantu para pelaku UMKM mengembangkan usahanya.

“Bantuan dana tersebut berasal dari pihak eksternal, bukan dari uang kas. Pengurus hanya menjembatani pencairan dana CSR (Corporate Social Responsibility, red) dari instansi atau lembaga yang mensupport program ini,” terangnya.

Program bantuan untuk pelaku UMKM ini sejalan dengan program Pemerintah Pusat untuk mencetak sebanyak mungkin entrepreneur sekaligus juga memperbanyak kelas menengah di Indonesia. Pasalnya, kehadiran kelas menengah berkorelasi langsung dengan ketahanan ekonomi suatu negara.

“Jika terpilih sebagai Ketua Umum IKA Rholaz periode mendatang, saya akan melanjutkan pemberian dana hibah untuk alumni. Program PEDAL Tahap II ditargetkan sudah bisa dilakukan pencairannya pada Mei 2022. Tentunya dengan jumlah alumni penerima lebih banyak dari yang tahap pertama,” imbuhnya.

3 program andalan Dini Herawati
(3 pilar program andalan Dini Herawati menuju Ketum IKA Rholaz periode 2021-2024. Credit: Ist)

Selain Sosial dan Ekonomi, dua pilar program lainnya yang diusung Dini Herawati untuk pencalonannya sebagai Ketum IKA Rholaz periode 2021-2024 adalah Kesehatan dan Pendidikan. Tiga pilar program tersebut menjadi andalan Dini untuk merangkul semua alumni lintas angkatan.

“Yang PASti…dari alumni untuk alumni,” tandas Dini. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *