IKIP Budi Utomo Gelar Wisuda “Bukan Wisuda Biasa”

(Prosesi wisuda mahasiswa IKIP Budi Utomo. Credit: ANC)
(Prosesi wisuda mahasiswa IKIP Budi Utomo. Credit: ANC)

Rolasnews.com – Mengusung tema ‘Biasa Wisuda, Bukan Wisuda Biasa’ IKIP Budi Utomo (IBU) kembali menggelar wisuda ke 37. Momen wisuda yang dihadiri oleh orang terdekat para wisudawan ini berlangsung dengan meriah. Tanpa menghilangkan kesakralan sebuah ‘pinisuda’ sebagai pengakuan atas gelar yang didapat mahasiswa.

Disebutkan, dalam pelaksanaan wisuda yang berlangsung tanpa meninggalkan protokol kesehatan ini, menampilkan beberapa kesenian mulai dari tari-tarian, pencak silat, kesenian tradisional lainnya.

Read More
(Penyerahan sertifikat peraih IPK terbaik prodi pendidikan ekonomi. credit: ist)
(Penyerahan sertifikat peraih IPK terbaik prodi pendidikan ekonomi. Credit: Ist)

Rektor IKIP Budi Utomo Malang, Dr. H. Nurcholis Sunuyeko, M.Si., mengatakan, wisuda adalah momen kebahagiaan bagi para mahasiswa. Dimana dibalik itu pasti ada orang-orang terdekat yang memberikan andil besar bagi kesuksesan mereka saat menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

Mulai dari orangtua, suami, istri, atau bahkan sahabat karib.

“Jadi kalau biasanya mereka maju sendiri kedepan saat pemindahan tali toga, sekarang mereka didampingi oleh orang terdekat agar semua bisa menikmati kebahagiaan wisuda,” ujarnya di Hotel Ijen Suit, Rabu (8/12).

Dari situ maka akan timbul gairah karena para wisudawan ini menjadi ada motivasi yang besar untuk mengembangkan dirinya. Karena dia selalu mengingat orang-orang yang berjasa dan selalu memberikan perhatian kepada mereka.

“Wisuda IKIP Budi Utomo selalu menjadi pioner bagaimana wisuda ini bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan, gembira. Jangan sampai selama 4 tahun ini mereka sudah sengsara untuk belajar, kemudian pada saat wisuda sengsara lagi,” tuturnya.

Lebih lanjut disampaikan Nurcholis, total jumlah wisudawan sebenarnya ada 1.000 wisudawan, tapi prosesi wisuda dibagi beberapa gelombang.

“Ini adalah gelombang pertama, mungkin nanti bulan Januari kita akan adakan lagi wisuda,” sebutnya.

(Foto bersama Rektor IKIP Budi Utomo berserta jajaran dan para wisudawan. Credit : ist)
(Foto bersama Rektor IKIP Budi Utomo berserta jajaran dan para wisudawan. Credit : Ist)
Menurut Nurcholis, nantinya para wisudawan diharapkan bisa merubah mindset mereka dengan tidak lagi berfikir yang itu-itu saja sehingga menjadikan mereka kendala untuk berkembang.

“Karena itu kita beri contoh dalam wisuda ini harus ada kreativitas-kreativitas. Yakni kreatif dalam hidup maupun kreatif dalam menjalankan tugas dan kreatif dalam mencari peluang-peluang yang ada di masyarakat,” tuturnya.

Pada wisuda kali ini IPK tertinggi diperoleh oleh mahasiswa Biologi yaitu 4.00. Padahal biasanya prodi eksata ini jarang ada yang bisa mendapatkan IPK 4.00.

“Artinya daring itu tidak mempengaruhi kualitas mahasiswa tapi hanya mempengaruhi nuansa perkuliahan saja,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Wisuda IBU, Moh. Ali Mu’arifudin, M.Pd., menjelaskan, untuk wisuda kali ini, diikuti 493 mahasiswa. Dari Prodi Bahasa Indonesia 55 orang, Bahasa Inggris 72, Pendidikan Biologi 59, Pendidikan Ekonomi 47, Matematika 48, PJKR 99 dan Sejarah 101 orang.

“Ditambah 13 wisudawan Program Pascasarjana Pendidikan Olahraga,” tambahnya. (ANC)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.