Polri Launching ETLE, Tilang Elektronik Mulai Diterapkan Hari Ini

Polri Launching ETLE, Tilang Elektronik Mulai Diterapkan Hari Ini
(Polri melaunching Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) secara nasional, Selasa (23/3). Polda Jatim termasuk 12 Kepolisian Daerah yang akan menerapkan tilang elektronik nasional tahap pertama. Photo Courtesy : Ist)
Rolasnews.com – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan menerapkan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) secara nasional mulai hari ini, Selasa (23/3). Penerapan ini secara resmi dilaunching secara virtual oleh Korlantas Polri, dan di ikuti oleh 12 Polda di Indonesia. Sementara Polda Jatim sendiri, kegiatan ini bertempat di Gedung Mahameru Mapolda Jatim.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta dalam sambutannya mengatakan bahwa launching ETLE ini adalah untuk memenuhi keinginan masyarakat, khususnya bidang pelayanan yang dilakukan Ditlantas.

“Perubahan-perubahan tersebut menuntut pembenahan organisasi Polri, dalam memenuhi keinginan masyarakat. Salah satu  parameter keberhasilan tugas Polri adalah tingkat kepuasan masyarakat terkait dengan pelayanan yang diberikan Polri “, ungkap Kapolda Jatim.

Read More

Dalam launching ETLE ini, Polri akan meluncurkan sebanyak 244 kamera ETLE, dan 12.004 CCTV.

Adapun 12 wilayah Kepolisian Daerah yang akan menerapkan tilang elektronik nasional tahap pertama yaitu :

  1. Polda Metro Jaya (98 titik)
  2. Polda Banten (1 titik)
  3. Polda Jawa Barat (21 titik)
  4. Polda Jawa Tengah (10 titik)
  5. Polda DIY (4 titik)
  6. Polda Jawa Timur (55 titik)
  7. Polda Lampung (5 titik)
  8. Polda Riau (5 titik)
  9. Polda Jambi (8 titik)
  10. Polda Sumatera Barat (10 titik)
  11. Polda Sulawesi Selatan (16 titik)
  12. Polda Sulawesi Utara (11 titik)

Untuk wilayah Polda yang belum menggunakan ETLE akan menyusul kemudian, dan penindakan akan dilakukan secara ” semi elektronik “.

Peluncuran tilang elektronik nasional tahap satu ini berkaitan dengan program 100 hari kerja Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Wakapolda Jatim Canangkan Zona Integritas 10 Satker Menuju WBK dan WBBM

Irjen Pol Nico Afinta mengatakan untuk mengakomodir hal itu, setiap Satker di jajaran Polda Jatim musti membuat program-program. Sehingga parameter tingkat kepuasan pelayanan masyarakat terhadap Polri bisa tercapai.

Namun Kapolda juga menegaskan bahwa dalam pelaksanaannya Polri tidak bisa bekerja sendiri. Harus menggandeng stakeholder yang lain.

“Terkait dengan ETLE dan INCAR, kuncinya adalah penegakan hukum. Maka Polri harus bekerja sama dengan stake holder yang lainnya. Diantaranya pembayaran denda kita lihat ada bank, terkait dengan delivery sistem disini kami lihat ada grab dan PT. Pos. Kita harus meningkatkan komunikasi dengan semua pihak, sehingga program-program yang sudah dicanangkan bisa berjalan dengan baik,”  tambahnya.

Kapolda Jawa Timur berharap, inovasi pelayanan Polri melalui Ditlantas Polda Jatim mampu memaksimalkan pelayanan, sehingga dapat memuaskan masyarakat, sekaligus memberikan rasa aman di saat berlaluintas. (DNA)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.