Pekerjaan Rumah Tangga Bikin Panjang Umur?

  • Whatsapp
Pekerjaan Rumah Tangga Menyehatkan
(Multitasking untuk pekerjaan rumah tangga terkadang memang melelahkan. Namun tetap ada sisi positifnya, yaitu memelihara otot dan fokus pikiran. Foto : Reader’s Digest)
Rolasnews.com – Pekerjaan rumah tangga seperti memasak, ngemong balita, mencuci piring, menyapu atau mengepel, bagi sebagian orang mungkin merupakan rutinitas yang menjemukan. Apalagi kalau pekerjaan-pekerjaan mengurus rumah itu menjadi rutinitas yang harus dilakukan berulang-ulang. Selain menyebalkan, kadang juga menimbulkan perasaan jengkel.

Namun tahukah Anda bahwa aktivitas yang sepintas tampak sepele dan menjemukan itu, ternyata mempunyai efek memperpanjang umur? Lho kok bisa?

Banyak yang beranggapan untuk memiliki tubuh yang sehat dan bugar, harus rajin-rajin mengunjungi sanggar senam atau ke kolam renang. Tidak salah tapi juga tidak mutlak benar. Karena hal-hal yang sehari-hari kita kerjakan pun juga bisa memiliki efek menyehatkan tubuh sekaligus memperpanjang umur.

Read More

Menurut studi yang dipublikasikan di jurnal kesehatan Wiley Online Library, pekerjaan rumah tangga remeh temeh seperti memasak dan mencuci pakaian, ternyata berdampak positif bagi kesehatan dan secara signifikan menurunkan resiko kematian.

“Selama ini pekerjaan mengurus rumah tangga dianggap hanya rutinitas biasa yang tidak ada kaitannya dengan kesehatan tubuh. Sehat bagi kebanyakan orang selalu diidentikan dengan aktivitas fisik di luar. Baik itu intensitasnya sedang atau tinggi agar dapat bermanfaat bagi kesehatan,” kata Michael J. LaMonte, peneliti utama studi tersebut.

LaMonte yang merupakan profesor riset epidemiologi dan kesehatan lingkungan di Universitas Buffalo, New York, AS ini menambahkan, hal itu tidak sepenuhnya benar.

“Dari penelitian yang kami lakukan pada kaum wanita berusia lebih dari setengah abad, menunjukkan bahwa melakukan rutinitas pekerjaan rumah tangga membawa manfaat luar biasa.”

Studi ini melibatkan 6 ribu wanita berusia 63 hingga 99 tahun. Para peneliti melacak aktivitas fisik mereka dengan alat penginderaan gerak yang dipakai. Setelah itu dokter memantau perkembangan keadaan kesehatan mereka selama tiga tahun ke depan.

Hasilnya, tingkat kematian di antara mereka yang menghabiskan setidaknya 30 menit dalam sehari untuk aktivitas fisik mengurus rumah tangga adalah 12 persen lebih rendah ketimbang orang-orang yang menjalani gaya hidup kurang gerak. Jika aktivitas ditambah 1 jam perhari, angka harapan hidup meningkat menjadi 39 persen.

“Temuan ini sangat relevan dengan apa yang terjadi di komunitas yang banyak orang usia lanjutnya. Semakin mereka banyak bergerak, semakin sehat mereka,” kata LaMonte.

“Beberapa orang, mungkin karena usia sehingga terlalu lemah, atau karena penyakit yang diderita, tak mampu lagi melakukan pekerjaan-pekerjaan berat. Namun sebenarnya mereka tetap dapat melakukan aktivitas ringan seperti mencuci piring. Aktivitas yang tidak terlalu menguras tenaga itu secara signifikan memelihara otot dan fokus pikiran. Dengan demikian, kesehatan pun turut terjaga sehingga dapat membuat usia lebih panjang,” pungkas LaMorte.

Jadi siapa bilang pekerjaan rumah tangga itu pekerjaan sia-sia. Hari ini dibersihkan besok sudah kotor lagi. Karena terus menerus dilakukan, anggap saja olahraga murah meriah. Keuntungannya selain rumah bersih, juga membuat kesehatan tubuh tetap terjaga.

Related posts

Link Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *