Digelar Luring, Begini Harapan Rektor UM di Gelaran Wisuda ke-113

Digelar Luring, Begini Harapan Rektor UM di Gelaran Wisuda ke-113
(Rektor UM, Prof. Dr. AH. Rofi’uddin, M.Pd. Credit: Ist)

Rolasnews.com – Universitas Negeri Malang (UM) kembali menggelar wisuda ke-113 secara luring dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan. Tercatat, sebanyak 1.003 wisudawan dari jenjang Diploma, Sarjana, Magister dan Doktor yang terdaftar dalam gelaran wisuda di Graha Cakrawala, (28/7/2022).

Rektor UM, Prof. Dr. AH. Rofi’uddin, M.Pd., dalam sambutannya mengatakan, bahwa para wisudawan pasca COVID-19 akan menghadapi berbagai tantangan kompleks.

Read More

“Akan tetapi yakinlah seiring dengan besarnya tantangan sudah hadir peluang yang membentang luas yang kelak dapat Anda manfaatkan,” tuturnya.

Menurutnya, di tengah kondisi revolusi industri 4.0 dan revolusi sosial 5.0 di abad ke-21, lulusan perguruan tinggi dituntut memiliki keterampilan literasi dan kompetensi.

“Literasi kita tidak cukup hanya bergantung pada literasi baca tulis hitung saja. Tapi sekarang sudah harus menguasai 4C yaitu critical thinking, creativity, collaboration, communication,” sebutnya.

Selain itu, Rektor UM juga berpesan agar para lulusan bisa menguasai literasi dan kompetensi. Keduanya penting untuk mengoptimalkan seluruh potensi yang dimiliki dalam memecahkan suatu permasalahan yang semakin kompleks di era saat ini.

“Itulah sebabnya lulusan memang harus terus meningkatkan kualitas kompetensi dan kapabilitasnya dalam aspek kepemimpinan dan kerjasama tim. Kemampuan beradaptasi dengan teknologi baru dan tantangan global serta kemampuan untuk berwirausaha,” tandasnya.

Wisuda UM ke-113
(Proses wisuda ke-13 Universitas Negeri Malang (UM) yang digelar secara luring di Graha Cakrawala, Kamis (28/7/2022). Credit: Ist)

Sementara itu disampaikan Wakil Rektor III UM, Dr Muarifin MPd, berbeda dengan wisuda sebelumnya. Gelaran wisuda ke 113 ini dilaksanakan di hari efektif, dikarenakan menyesuaikan dengan agenda para pimpinan UM.

Menurutnya, dipilihnya wisuda di hari efektif ini juga dirasa tidak ada masalah, karena UM juga belum menjalankan perkuliahan secara efektif. Sekaligus mencoba kesiapan organisasi aktifitas yang ada di UM bilamana dibutuhkan seperti ini apakah juga bisa di andalkan.

“Dan Alhamdulillah seperti di lihat baik organisasi dari pihak keamanan, kerumahtanggaan,sampai dengan di  akademisi sendiri selalu siap”. tandasnya. (ANC)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.