Rolasnews.com – Geely Auto resmi memulai produksi lokal SUV hybrid EX5 EM-i di negara bagian Parana, Brasil selatan. Langkah ini menandai perluasan jejak manufaktur perusahaan otomotif China tersebut di Amerika Latin melalui kemitraan strategis dengan produsen Prancis, Renault.
Model yang baru keluar dari jalur produksi ini menggunakan teknologi hybrid generasi baru yang dikembangkan secara mandiri oleh Geely. Dengan dukungan teknologi dari perusahaan China itu, Kompleks Industri Ayrton Senna telah menjalani peningkatan cerdas secara menyeluruh.
Kini, fasilitas tersebut mampu memproduksi kendaraan listrik murni (BEV) maupun plug-in hybrid (PHEV). Sehingga menjadi salah satu basis manufaktur otomotif cerdas terkemuka di Brasil dari segi kapasitas keseluruhan.
“Kami bertujuan mencapai pengembangan jangka panjang berbasis sumber daya lokal. Melalui koordinasi strategis, kami akan bekerja sama dengan mitra untuk saling melengkapi. Hal ini tidak hanya memenuhi permintaan konsumen terhadap produk energi baru, tetapi juga membuka lebih banyak peluang bagi rantai pasok dan lapangan kerja lokal,” ujar Yang Xueliang, Senior Vice President Zhejiang Geely Holding Group.
Gubernur Parana, Ratinho Junior, menyambut baik langkah tersebut.
“Renault dan Geely kembali memperkuat kemitraan dengan negara bagian ini, yang semakin mengukuhkan posisi Parana sebagai pusat industri otomotif terbesar kedua di Brasil,” katanya.
Dalam beberapa tahun terakhir, kendaraan energi baru asal China semakin diminati konsumen Brasil berkat kualitas yang baik, fitur cerdas, serta harga yang kompetitif.
Data menunjukkan, pada Juli tahun ini merek otomotif China menguasai lebih dari 20 persen pangsa pasar mobil penumpang di Brasil.






