Rolasnews.com – Mixue, merek minuman es krim dan teh asal China yang kini menjadi rantai minuman terbesar di dunia berdasarkan jumlah gerai, resmi melebarkan sayapnya ke Amerika Serikat. Gerai pertama dibuka pada 19 Desember 2025 di 6922 Hollywood Boulevard Suite 107, Hollywood, Los Angeles, California.
Pembukaan ini menandai masuknya Mixue ke benua Amerika, sebagai bagian dari strategi ekspansi global MIXUE Group (02097.HK).
Sebelumnya, Mixue telah membuka gerai pertama di luar China pada 2018 di Hanoi, Vietnam, dan kini mengoperasikan sekitar 4.700 gerai di 13 negara, termasuk Indonesia, Australia, Jepang, Korea Selatan, Thailand, Malaysia, dan Singapura.
Dengan total lebih dari 53.000 gerai di seluruh dunia, Mixue melampaui jaringan global seperti McDonald’s dan Starbucks dalam hal jumlah outlet.
Model bisnisnya berfokus pada harga terjangkau dan rantai pasok terintegrasi vertikal, yang memungkinkan penawaran produk berkualitas tinggi dengan biaya rendah.
Menu utama di gerai AS mencakup es krim soft serve khas seharga US$1.19 (Rp20 ribu), iced lemonade US$1.99 (Rp33 ribu), latte US$2.99 (Rp50 ribu), serta bubble tea mulai US$3.99 (Rp67 ribu).
Konsumen dapat menyesuaikan tingkat gula dan topping sesuai selera.
Sebagian besar item dijual antara $1.19 (Rp20 ribu) hingga $4.99 (Rp84 ribu).
“Potensi pasar di Amerika Serikat sangat besar. Gerai pertama ini menjadi titik awal. Dan kami akan secara bertahap memperluas jaringan untuk membawa minuman berkualitas dan terjangkau kepada lebih banyak konsumen lokal,” demikian pernyataan resmi Mixue AS.
Acara pembukaan dimeriahkan dengan pop-up jalanan featuring maskot Snow King, sesi foto tematik, dan giveaway promosi, yang menarik antusiasme tinggi dari warga setempat.
Mixue berencana melanjutkan ekspansi di Amerika Serikat, dengan beberapa gerai di New York yang dijadwalkan dibuka dalam beberapa hari ke depan. Kemudian diikuti perluasan ke seluruh benua Amerika.
Perusahaan juga terus memperkuat rantai pasoknya melalui investasi di sumber bahan, logistik, dan kapasitas produksi untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan. (TON)







