Rolasnews.com – Salah satu ciri orang kelebihan berat badan adalah adanya kulit mengelipat di bagian perut atau biasa disebut lemak perut. Lemak ini sangat berbahaya bagi kesehatan karena dapat menyebabkan diabetes tipe-2, tekanan darah tinggi dan masalah jantung.
Orang yang memiliki lemak perut berlebih atau yang dalam istilah biologis dikenal dengan nama lemak visceral, cenderung menderita obesitas. Beberapa waktu lalu, obesitas dianggap hanya problem yang dialami negara-negara berpenghasilan tinggi. Namun seiring meratanya kesejahteraan, hal ini juga masalah pelik di banyak negara.
Dari data yang dilansir WHO, setiap tahun 2,8 juta orang meninggal karena penyakit yang terkait dengan obesitas yang tanda paling menyoloknya adalah perut buncit akibat tumpukan lemak di bagian perut.
Secara umum lemak perut atau belly fat merupakan salah satu jenis lemak yang menumpuk di bagian perut tubuh manusia. Tipe lemak ini sangat merugikan karena menyebabkan resistensi insulin terhadap sindroma metabolik, gangguan jantung hingga diabetes tipe-2. Juga dapat menjadi pemicu kanker.
Mengingat resikonya yang berbahaya bagi kesehatan, lemak ini musti dibakar. Banyak cara untuk membakar atau menguranginya. Berikut 4 cara praktis yang dapat dilakukan :
1.Hindari konsumsi berlebih minuman manis dan junk food


Selain konsumsi gula di luar takaran, sering-sering menyantap junk food atau makanan siap saji yang gizinya rendah, juga mempercepat penumpukkan lemak di perut. Hal ini karena makanan-makanan tersebut memiliki kandungan kalori, garam, lemak trans dan minyak yang tinggi, tetapi kandungan vitamin dan seratnya rendah. Apalagi junk food juga mengandung berbagai bahan tambahan pangan (BTP) seperti perasa dan pengawet sintetis.
2.Perbanyak konsumsi protein


Tak hanya membakar, protein juga memperlambat penumpukkan lemak. Ikan, telur, kacang-kacangan, daging, susu dan produk olahan susu lainnya adalah sumber yang kaya protein.
Penyandang Obesitas Rentan Terinfeksi COVID-19
3.Perbanyak Olahraga


4.Minum teh hijau


Antioksidan yang ada dalam teh hijau mempercepat metabolisme proses biologis dalam tubuh dan memicu hormon yang berfungsi membakar lemak. Dengan manfaatnya yang begitu besar, tak heran jika teh hijau dianggap sebagai salah satu minuman terbaik di muka bumi. (TON)







