Ilmuwan badan antariksa Jepang, Kamis, mengatakan bahwa mereka berencana untuk membawa sampel tanah kembali dari wilayah Mars sebelum Amerika Serikat dan China, yang memulai misi Mars tahun lalu. Para ilmuwan itu berharap menemukan petunjuk tentang asal usul planet dan jejak kemungkinan adanya kehidupan.






