VinFast Resmikan Pabrik Mobil Listrik di Subang

VinFast Resmikan Pabrik Mobil Listrik di Subang
Pabrik perakitan VinFast di Subang. (Ist/X)

Rolasnews.com – Produsen mobil listrik asal Vietnam, VinFast, meresmikan pabrik perakitan kendaraan listrik di Subang, Jawa Barat, 15 Desember 2025. Pabrik ini selesai dibangun hanya dalam 17 bulan dan menjadi basis produksi pertama VinFast di Asia Tenggara di luar Vietnam.

Fasilitas ini merupakan pabrik operasional keempat VinFast secara global dan puncak dari ekspansi perusahaan di Indonesia yang dimulai sejak masuk pasar pada Februari 2024.

Read More

Tahap pertama investasi mencapai US$300 juta (Rp4,7 triliun), dengan kapasitas produksi 50.000 unit per tahun. Potensi ekspansi selanjutnya bisa mencapai 350.000 unit dengan total investasi lebih dari US$1 miliar (Rp16,68 triliun).

Peresmian dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Wakil Menteri Luar Negeri Y.M. Arrmanatha C. Nasir, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaeman, Wakil Gubernur Jawa Barat H. Erwan Setiawan, serta Duta Besar Vietnam Ta Van Thong.

“Kami sangat mengapresiasi VinFast yang meresmikan pabrik kendaraan listrik di Subang tepat waktu,” kata Airlangga Hartarto.

“Proyek ini selaras dengan agenda pembangunan industri hijau pemerintah dan menjadi katalisator kuat bagi perekonomian lokal, terutama dalam penciptaan lapangan kerja, peningkatan kualitas tenaga kerja, dan pertumbuhan ekosistem industri pendukung,” lanjutnya.

Menko Airlangga Hartarto di peresmian pabrik perakitan VinFast di Subang, Jabar, Indonesia. (Ist/X)

Kompleks seluas 171 hektare ini dilengkapi lini produksi terintegrasi, termasuk bengkel pengelasan bodi, pengecatan, perakitan, pusat inspeksi kualitas, serta fasilitas logistik.

VinFast berencana menyediakan sebagian lahan untuk pengembangan pemasok guna mencapai target lokalisasi 40% pada 2026, 60% pada 2029, dan 80% mulai 2030 sesuai regulasi pemerintah Indonesia.

Tepat Waktu

Pham Sanh Chau, CEO VinFast Asia, menyebut peresmian ini sebagai bukti kemampuan eksekusi perusahaan.

“Peresmian tepat waktu pabrik Subang bukan hanya bukti kemampuan eksekusi kuat VinFast. Tapi lebih penting lagi, tonggak strategis dalam komitmen jangka panjang kami terhadap Indonesia,” ujarnya.

Pabrik ini awalnya akan merakit versi kemudi kanan model VF 3, VF 5, VF 6, dan VF 7 untuk pasar Indonesia.

Produksi akan diperluas pada 2026 mencakup motor listrik dua roda serta kendaraan multifungsi untuk operasi komersial. Saat kapasitas penuh, pabrik diproyeksikan menciptakan 5.000 hingga 15.000 lapangan kerja langsung serta ribuan lainnya di industri pendukung.

Ekspansi VinFast di Indonesia dimulai dengan pengumuman investasi US$1,2 miliar( Rp20,016 triliun) pada Juli 2023. Hal ini karena ketersediaan bahan baku dan posisi Indonesia sebagai pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara.

Perusahaan debut resmi di Indonesia International Motor Show Februari 2024. Memperkenalkan mobil listrik kemudi kanan untuk pertama kalinya dalam ekspansi internasional.

Pada Maret 2024, VinFast meluncurkan model VF e34 seharga Rp315 juta dan membuka dealer pertama di Depok melalui mitra PT Gallerie Setia Utama.

Hingga Agustus 2024, jaringan dealer bertambah menjadi 15 lokasi di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Malang, Sidoarjo, Mojokerto, Surabaya, Bali, Batam, dan Makassar.

Dealer menawarkan model VF 5 dan VF e34 dengan program langganan baterai untuk mengurangi biaya awal.

VinFast di ICE BSD Hall, November 2025. (Screenshot)

VinFast memulai pembangunan pabrik Subang pada Juli 2024 dan berpartisipasi di Gaikindo Indonesia International Auto Show Juli 2024 dengan menampilkan enam model serta sesi test drive.

Perusahaan juga bermitra dengan penyedia layanan Otoklix. Terutama untuk infrastruktur purna jual serta menawarkan jaminan pembelian kembali hingga 90% harga asli setelah enam bulan dan 70% setelah tiga tahun.

Taksi Listrik

Selain perakitan, grup induk VinFast, Vingroup, meluncurkan layanan mobilitas listrik tambahan.

Green and Smart Mobility (GSM) yang mengoperasikan taksi listrik Xanh SM mulai beroperasi di Jakarta pada 18 Desember 2024 menggunakan kendaraan VinFast Limogreen sepenuhnya.

Layanan taksi ini berencana mengerahkan sekitar 1.000 kendaraan di wilayah Jakarta Raya awalnya, bertambah menjadi 10.000 pada 2025.

Taksi listrik VinFast. (Instagram)

Xanh SM telah bermitra dengan sembilan perusahaan Indonesia. Beberapa di antaranya termasuk penyedia telekomunikasi XL Axiata, Bank Central Asia, serta pengembang properti Lippo dan ASRI.

Operasi taksi listrik ini diperluas ke kota-kota lain di bulan-bulan berikutnya. VinFast juga berkolaborasi dengan V-Green untuk mengembangkan infrastruktur pengisian daya di seluruh Indonesia.

Strategi VinFast di Indonesia menggabungkan manufaktur kendaraan, operasi armada taksi, infrastruktur pengisian, serta kemitraan keuangan untuk membangun ekosistem kendaraan listrik terintegrasi.

Pabrik Subang akan menjadi pusat produksi jaringan ini. Menjadikannya potensi sebagai basis ekspor ke pasar kemudi kanan di Asia Tenggara setelah permintaan domestik stabil. (TON)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *