Bos Kartel Tewas dalam Operasi Militer, Gelombang Kekerasan di Meksiko Meluas

Bos Kartel Tewas dalam Operasi Militer, Gelombang Kekerasan di Meksiko Meluas
Gelombang kekerasan sebagai balasan atas tewasnya El Mencho, melanda berbagai wilayah Meksiko. (Tangkapan layar YouTube)

Rolasnews.com – Militer Meksiko melakukan operasi besar di kota kecil Tapalpa, negara bagian Jalisco, pada Minggu 22 Februari 2025. Tujuannya menangkap Nemesio Rubén Oseguera Cervantes, yang lebih dikenal sebagai El Mencho, bos utama Cartel Jalisco Nueva Generación (CJNG).

Dalam operasi itu, terjadi baku tembak sengit antara tentara dan anggota kartel. El Mencho terluka parah. Ia lalu dievakuasi dengan helikopter ke Mexico City untuk dirawat, tapi meninggal dunia di perjalanan karena lukanya terlalu berat.

Read More

Untuk diketahui, El Mencho adalah salah satu gembong narkoba paling dicari di dunia. Ia memimpin CJNG, kartel yang terkenal sangat kejam dan kuat. Kartel ini menguasai perdagangan narkoba seperti fentanyl, metamfetamin, dan kokain ke Amerika Serikat, serta melakukan pemerasan, penculikan, dan pencurian minyak.

El Mencho.

Kementerian Pertahanan Meksiko mengonfirmasi kematiannya. Dalam insiden yang sama, empat anggota CJNG tewas di lokasi, dan beberapa lainnya meninggal saat dibawa. Tiga tentara juga terluka.

Kematian El Mencho (usia sekitar 59 tahun) menjadi kemenangan besar bagi pemerintah Meksiko. Ia sudah lama buron, dengan hadiah US$15 juta dari AS untuk informasi yang menangkapnya. Operasi ini didukung intelijen Amerika Serikat.

Namun, kematiannya langsung memicu reaksi keras dari CJNG. Di banyak daerah (termasuk Jalisco, Michoacán, dan setidaknya belasan negara bagian lain), anggota kartel melakukan balas dendam: membakar mobil, memblokir jalan raya, menembak aparat, dan membuat kekacauan. Situasi ini membuat banyak warga dan turis diminta berlindung di tempat aman.

Para ahli memperkirakan, tanpa El Mencho, bisa terjadi perebutan kekuasaan di dalam CJNG atau konflik lebih besar dengan kartel saingan seperti Sinaloa.

Meski begitu, ini pukulan berat bagi salah satu organisasi kriminal paling berbahaya di dunia. Sementara Pemerintah Meksiko menyebutnya langkah maju dalam perang melawan narkoba. (TON)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *