Rolasnews.com – Lomba Hafiz Al-Qur’an Internasional untuk Tunanetra “Albasira” pertama kali digelar di Jakarta pada 3–7 Desember 2025, bertepatan dengan Hari Disabilitas Internasional. Acara yang diselenggarakan Muslim World League (MWL) ini dihadiri langsung Sekretaris Jenderal MWL sekaligus Ketua Organisasi Ulama Muslim, Syekh Dr. Mohammed bin Abdulkarim Al-Issa, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, serta Menteri Agama RI Dr. Nasaruddin Umar.
Sebanyak 15 hafiz dan hafizah tunanetra terbaik dari 12 negara lolos ke babak final setelah melalui seleksi ketat yang melibatkan 140 peserta dari seluruh dunia.
Mereka berasal dari Arab Saudi, Indonesia, Mesir, Irak, Pakistan, Yaman, Maroko, Iran, Tunisia, Senegal, Nigeria, dan Libya.
Lomba terbagi dalam lima kategori:
- Hafal 30 juz plus Matan Al-Jazariyyah
- Hafal 30 juz (putra)
- Hafal 30 juz (putri)
- Hafal 20 juz
- Hafal 10 juz
Sebanyak 300 eksemplar Al-Qur’an Braille elektronik terbaru dibagikan gratis kepada para peserta dan komunitas tunanetra. Hal ini sebagai bagian dari dukungan teknologi baru bagi penyandang disabilitas netra di seluruh dunia.
Dalam sambutannya, Syekh Mohammed Al-Issa mengapresiasi penyelenggaraan lomba ini dengan mengutip sabda Rasulullah SAW, “Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.”
“Saya memuji pertemuan ini—pertemuan orang-orang mulia dan dicintai, yaitu saudara-saudara kita penyandang disabilitas,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa acara ini menjadi salah satu momen terindah yang patut dirayakan karena mendorong penghafalan, pembacaan, dan pengkajian Al-Qur’an.
Syekh Al-Issa juga menegaskan komitmen MWL menjadikan lomba Albasira sebagai jembatan yang menghubungkan umat Islam dengan seluruh pihak yang berkhidmat kepada Al-Qur’an.

Muslim World League merupakan organisasi internasional independen yang beranggotakan ulama dan tokoh Muslim dari berbagai negara dan mazhab.
Berkantor pusat di Makkah, MWL didirikan tahun 1962 dan memiliki status konsultatif di PBB, UNESCO, serta UNICEF. (TON)







