Donald Trump Teken UU Laken Riley, Siap Deportasi Imigran Pelaku Kejahatan

Donald Trump Teken UU Laken Riley, Siap Deportasi Imigran Pelaku Kejahatan
Presiden AS, Donald Trump, didampingi orang tua dan kerabat Riley, menunjukkan UU Laken Riley yang baru saja ditandatanganinya. (AFP)

Rolasnews.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, baru-baru ini menandatangani Undang-Undang (UU) Laken Riley, yang ditujukan untuk mengatasi masalah imigran gelap yang terlibat dalam tindak kriminal. UU ini mengharuskan deportasi langsung bagi imigran gelap yang tertangkap melakukan kejahatan.

Inisiatif pembuatan UU ini muncul setelah tragedi yang menimpa Laken Riley, seorang mahasiswi keperawatan berusia 22 tahun dari Georgia. Ia menjadi korban kejahatan dan dibunuh oleh seorang imigran gelap asal Venezuela.

Read More

Dalam pidatonya, Trump mengungkapkan keresahannya atas banyaknya kejahatan yang dilakukan imigran ilegal di Amerika Serikat.

“Laken adalah mahasiswi yang luar biasa dan dihormati oleh banyak orang, termasuk para gurunya. Pada 22 Februari, ia pergi bekerja di kampus Universitas Georgia. Namun tidak pernah kembali,” kata Trump di Gedung Putih, Rabu (29/1/2025) waktu setempat.

“Laken diserang, dipukul, dan dibunuh oleh seorang anggota geng imigran ilegal yang bebas di negara ini,” lanjutnya.

Donald Trump memeluk Allyson Philips, ibunda Riley, sebelum menandatangani UU Laken Riley yang akan mendeportasi imigran gelap pelaku kejahatan di AS. (AP)

Dalam upacara penandatanganan UU tersebut, keluarga Laken, termasuk orang tuanya, Allyson dan John Phillips, serta saudara perempuannya, Lauren, hadir untuk memberikan dukungan.

Allyson mengungkapkan rasa terima kasih atas doa-doa yang diterima keluarganya dan atas bantuan masyarakat dalam pengesahan undang-undang tersebut. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Trump atas komitmennya untuk mengamankan perbatasan dan menghormati kenangan atas Laken.

Laken Riley dibunuh oleh Jose Ibarra, seorang imigran ilegal asal Venezuela yang juga merupakan anggota geng Tren de Aragua. Ibarra dijatuhi hukuman atas 10 tuduhan kejahatan berat, termasuk pembunuhan.

Laken Riley (Dok Keluarga Riley)

Tidak Ada Ampun Bagi Imigran Gelap Pelaku Kejahatan

UU Laken Riley disahkan dengan dukungan bipartisan di Kongres. Untuk diketahui, UU ini juga menjadi bagian dari kampanye Trump yang fokus pada tindakan tegas untuk para imigran gelap di negaranya.

UU ini mewajibkan menteri Keamanan Dalam Negeri untuk menahan imigran yang dituduh melakukan pencurian atau kerugian finansial lebih dari $100 dan mendeportasi mereka. Tak hanya itu, UU ini juga mencakup prosedur cepat untuk tindakan sipil terhadap imigran pelaku kejahatan dan memberikan pembebasan bersyarat berdasarkan kasus per kasus.

Undang-Undang Laken Riley adalah undang-undang pertama yang ditandatangani Trump pada masa jabatan keduanya sebagai presiden. (TON)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *